Luncurkan Program Genting, Ngatiyana: Semua Masyarakat Bisa Jadi Orang Tua Asuh Anti Stunting

Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Cimahi telah meluncurkan program Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting)

Luncurkan Program Genting, Ngatiyana: Semua Masyarakat Bisa Jadi Orang Tua Asuh Anti Stunting

INILAHKORAN.ID – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Cimahi telah meluncurkan program Orang Tua Asuh Cegah stunting (Genting), sebuah gerakan kolaboratif yang mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk ikut terlibat dalam upaya mencegah kasus stunting yang mengancam potensi anak-anak kota.
 
Program Genting bertujuan memastikan setiap anak mendapatkan nutrisi terbaik di masa pertumbuhan krusial. 

Melalui program ini, masyarakat bisa menjadi "orang tua asuh" yang memberikan dukungan lengkap, mulai dari nutrisi, sanitasi, air bersih, hingga edukasi kesehatan kepada keluarga berisiko stunting di Cimahi.

Diketahui, berdasarkan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) Kementerian Kesehatan tahun 2024, Cimahi tercatat sebagai daerah dengan kasus stunting terbesar kedua di Jawa Barat dengan prevalensi mencapai 22,3 persen. Artinya, sekitar 22 dari 100 anak di Cimahi mengalami gagal pertumbuhan.
 
Wali Kota Cimahi Ngatiyana mengajak seluruh warganya untuk turut bergabunh dan berpartisipasi dalam program tersebut. 

Menurutnya, stunting bukan hanya masalah pemerintah, melainkan investasi bersama pada masa depan anak yang merupakan potensi emas Kota Cimahi.
 
"Saya mengajak seluruh masyarakat Cimahi untuk turut serta dalam program Genting. Dengan berpartisipasi, kita langsung memutus rantai stunting dan mendukung pembangunan SDM yang baik," ujar Ngatiyana. 

Bahkan, orang nomor satu di Cimahi itu menegaskan target untuk menjadikan Cimahi sebagai kota dengan "zero new stunting" (tanpa kasus stunting baru).
 
"Mari kita jaga bersama tumbuh kembang anak-anak kita karena mereka adalah masa depan bangsa," katanya.

"Dengan kepedulian dan gotong royong, pasti kita bisa mewujudkan Cimahi bebas stunting," tegasnya.
 
Partisipasi dalam program Genting terbuka untuk siapa saja, mulai dari individu, komunitas, perusahaan, hingga Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memiliki kepedulian dan ingin berkontribusi. 

Hal itu ditegaskan Kepala DP3AP2KB Kota Cimahi Fitriani Manan yang mengatakan bahwa tumbuh kembang yang optimal adalah hak dasar setiap anak.
 
"Setiap anak di Cimahi berhak tumbuh dalam pelukan perhatian dan kasih sayang. Melalui gerakan Genting, kami mengajak masyarakat untuk menjadi bagian dari harapan bagi keluarga yang membutuhkan," kata Fitriani.

"Satu uluran tangan anda dapat mengubah masa depan seorang anak," ucapnya.

Fitriani berharap, program ini menjadi langkah konkret dalam menurunkan angka stunting di Cimahi, dengan meyakinkan bahwa setiap kepedulian dari masyarakat bisa menyelamatkan satu anak untuk tumbuh menjadi generasi yang cerdas, sehat, dan unggul.*** (agus satia negara)
 


Editor : Ahmad Sayuti