Maju ke 16 Besar Wimbledon 2025, Carlos Alcaraz Kini Sejajar dengan Rafael Nadal
Carlos Alcaraz terus menorehkan catatan baru dalam kariernya setelah maju ke 16 Besar Wimbledon. Kini dia sejajar dengan tiga petenis hebat lainnya.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, London – Carlos Alcaraz terus menorehkan catatan baru dalam kariernya setelah maju ke 16 Besar Wimbledon. Kini dia sejajar dengan tiga petenis hebat lainnya.
Carlos Alcaraz, unggulan kedua, memenangkan pertandingan 32 Besar Wimbledon 2025 tersebut dengan 6-1, 3-6, 6-3, dan 6-4 di Center Court All England, London, Sabtu 5 Juli 2025 dinihari.
Kemenangan ini mengantar Carlos Alcaraz ke 16 Besar Wimbledon 2025. Dia selanjutnya akan berhadapan dengan unggulan ke-14, Rublev.
Tak hanya itu, dia kini juga menjadi satu dari empat petenis yang memiliki catatan khusus di ATP Tour sejak digulirkan pada 1990 lalu.
Apa itu? Carlos Alcaraz membukukan 21 kemenangan beruntun atau lebih di turnamen ATP tanpa terkalahkan dalam usia di bawah 23 tahun.
Tak banyak petenis yang bisa melakukan ini. Selain Carlos Alcaraz, nama-nama lainnya terhitung legenda di dunia tenis.
Adapun tiga petenis lain yang pernah melakukan hal serupa adalah Jim Courier, Rafael Nadal, dan Juan Martin del Potro.
Meski Carlos Alcaraz menang, Jan-Lennard Struff tak menyerahkan begitu saja. Dia bahkan mempertahankan tradisi, selalu merebut minimal satu set dari pertemuannya dengan Carlos Alcaraz.
Carlos Alcaraz dan Jan-Lennard Struff sama-sama mempertahankan servisnya hingga game ketiga di set pertama. Tapi, memasuki game keempat, Carlos Alcaraz mematahkan servis lawan dan unggul 3-1.
Setelah itu, petenis nomor dua dunia itu tak menyia-nyiakan momen. Setelah sekali lagi mematahkan servis Jan-Lennard Struff di game keenam, Carlos Alcaraz menyudahi set pertama itu 6-1.
Memasuki set kedua, pertarungan mulai memanas. Jan-Lennard Struff mengawalinya dengan merebut angka pertama melalui tiga kali deuce.
Keduanya sama-sama bertarung imbang hingga kedudukan 3-3. Jan-Lennard Struff memanfaatkan momen saat kembali mematahkan servis Carlos Alcaraz di game ke delapan.
Dengan mudah, dia lantas merebut set kedua itu dengan 6-3 setelah mempertahankan servisnya sendiri.
Carlos Alcaraz langsung melejit memasuki set ketiga. Dia merebut tiga angka pertama, termasuk dengan mematahkan servis Jan-Lennard Struff di game kedua.
Setelah itu, keduanya sama-sama tak mau kehilangan kesempatan. Tapi, Carlos Alcaraz sudah unggul terlalu jauh. Dia merebut set ketiga dengan 6-3.
Pertarungan paling panas terjadi di set keempat. Baik Jan-Lennard Struff maupun Carlos Alcaraz sama-sama menunjukkan performa terbaik di tengah kondisi fisik yang terus terkuras.
Puncak persaingan itu adalah di game kesembilan, dalam posisi 4-4. Pertarungan panjang mewarnai game tersebut.
Sempat terjadi lima kali deuce. Saat Carlos Acaraz dalam posisi break point, Jan-Lennard Struff tak mampu menyelamatkannya.
Kini, Carlos Alcaraz berada di atas angin. Dia kemudian menyudahi perlawanan Jan-Lennard Struff 6-4. (*)
Editor : Zulfirman
