Menjemput Indonesia Emas 2045, GoPro dan Gempur Gaet Anak Muda Ikut Serta dalam Pembangunan Keberlanjutan 

Manuver untuk pemenangan capres-cawapres Prabowo-Gibran terus dilakukan dengan berbagai kemasan menarik untuk menggaet para milenial dan generasi Z.

Menjemput Indonesia Emas 2045, GoPro dan Gempur Gaet Anak Muda Ikut Serta dalam Pembangunan Keberlanjutan 

INILAHKORAN, Bandung - Manuver untuk pemenangan capres-cawapres Prabowo-Gibran terus dilakukan dengan berbagai kemasan menarik untuk menggaet para milenial dan generasi Z.

Salah satunya seperti kegiatan talkshow yang diinisiasi Relawan Golkar Pro Prabowo-Gibran (GoPro) bersama Relawan Gerakan Menangkan Prabowo-Gibran Satu Putaran (GEMPUR) 08.

Mengusung tema 'Menjemput Indonesia Emas 2045', talkshow yang digelar di Kodjo Coffee Kota Bandung mengundang anak-anak muda yang berasal dari berbagai daerah di Jawa Barat.

Tak hanya itu, sejumlah tokoh muda seperti Albyrizla, Muhammad Taufik dan Randhika Maulana selaku Koordinator GoPro Jawa Barat pun hadir untuk membedah pentingnya narasi keberlanjutan.

“Keberlanjutan menjadi kunci krusial suatu Negara Indonesia, bukan hanya tentang melanjutkan roda pembangunan saat ini, tetapi juga mengukir jejak positif untuk generasi Indonesia yang akan datang," kata Albyrizla.

"Semua memiliki tanggung jawab untuk menjaga keberlanjutan pembangunan, baik dari segi ekonomi, lingkungan, maupun sosial,” sambungnya.

Muhammad Taufik menambahkan, bahwa Indonesia Emas 2045 adalah tujuan jangka panjang yang memerlukan tindakan berkelanjutan dari generasi ke generasi. 

“Karena keberlanjutan bukan sekadar menjalankan pembangunan saat ini, tetapi juga merawat dan meninggalkan warisan positif bagi generasi mendatang," ujarnya.

Kunci utamanya, terang Taufik, adalah kerja sama dan konsistensi dalam mengikuti master plan rencana pembangunan berkelanjutan yang telah ditetapkan. 

"Kita boleh berbeda pilihan politik, tapi kita perlu memiliki visi bersama dan memastikan bahwa setiap generasi tidak hanya melanjutkan, tetapi juga meningkatkan pembangunan yang telah dilakukan sebelumnya," terangnya.

"Hal tersebut juga sejalan dengan program dan visi dari Partai Golongan karya dan visi Prabowo-Gibran yang akan melanjutkan pembangunan agar Indonesia terlepas dari sebutan negara ke-tiga," sambungnya.

Senada dengan hal itu, Randhika menyebut, estafet pembangunan harus menjadi kolaborasi antargenerasi. 

“Generasi baru harus mewarisi pemahaman mendalam mengenai kebijakan-kebijakan berkelanjutan yang telah diterapkan sebelumnya," sebutnya.

Menurutnya, dengan memastikan kesinambungan dalam pembangunan, kami ingin menciptakan fondasi yang kuat untuk mewujudkan Indonesia lebih maju. Percepatan adalah kunci untuk mengatasi tantangan zaman yang terus berubah.

"Dalam konteks Indonesia Emas 2045, kita perlu mempercepat pembentukan sumber daya manusia yang unggul, proaktif, adaptif, dan solutif, dengan dorongan optimisme tinggi untuk percepatan," tuturnya.

"Para pemuda Indonesia harus optimis bahwa anak-anak muda dapat mengatasi setiap rintangan untuk mencapai visi besar kita,” ungkapnya yang juga Koordinator GoPro Jawa Barat tersebut.

Randhika berharap, kegiatan diskusi bisik-bisik dengan tema Menjemput Indonesia Emas 2045 ini bisa menyadarkan anak-anak muda untuk ikut serta dalam membantu percepatan dan pembangunan berkelanjutan.

"Harapannya anak-anak muda dapat berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia yang sejahtera baik dari sumber daya manusia, ekonomi, pendidikan, dan sosial. tentunya  kegiatan ini tidak hanya dilakukan di Bandung, akan tetapi berlanjut di kota-kota lainnya di Jawa Barat," tandasnya.*** (Agus Satia Negara)


Editor : Ahmad Sayuti