Meroketnya Partai Golkar di Kabupaten Bogor hingga Pusat, Yusfitriadi Sebut Dua Sosok Ini

Partai Golkar yang dipimpin Airlangga Hartarto, ungkap pengamat politik dan kebijakan publik Yusfitriadi dianggap berhasil menyatukan senior Partai Golkar seperti Akbar Tanjung dan Abu Rizal Bakrie

Meroketnya Partai Golkar di Kabupaten Bogor hingga Pusat, Yusfitriadi Sebut Dua Sosok Ini
Airlanggar Hartarto

INILAHKORAN, Bogor - Naiknya perolehan suara Partai Golkar baik di tingkat pusat terutama di Kabupaten Bogor, dikarenakan bersatunya tokoh partai berlambang pohon beringin tersebut dalam memenangkan pasangan Presiden-Wakil Presiden Prabowo-Gibran.

Partai Golkar yang dipimpin Airlangga Hartarto, ungkap pengamat politik dan kebijakan publik Yusfitriadi dianggap berhasil menyatukan senior Partai Golkar seperti Akbar Tanjung dan Abu Rizal Bakrie

"Di tingkat pusat, Airlangga Hartarto berhasil mempersatukan Akbar Tanjung dan Abu Rizal Bakrie, hingga Partai Golkar kompak memenangkan Prabowo-Gibran pada Pilpres 2024," ungkap Yusfitriadi kepada wartawan, Minggu, 25 Februari 2024.

Di tingkat Kabupaten Bogor, rekomendasi Calon Bupati Bogor kepada Jaro Ade dari Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dianggap Yusfitriadi sebagai langkah yang tepat.

"Dengan diberikannya rekomendasi Calon Bupati Bogor, maka Jaro Ade all out memenangkan Prabowo-Gibran dan Partai Golkar, serta Ravindra Airlangga di Kabupaten Bogor," sambungnya.

Ia menjelaskan bahwa di DPRD Kabupaten Bogor dan DPRD Jawa Barat, jumlah kursi berpotensi bertambah dari sebelumnya 6 kursi menjadi 8 atau 9 kursu dan 1 kursi dari Dapil VI Jawa Barat menjadi 2 kursi 

Lalu, hasil sementara real count KPU-RI jumlah raihan suara total Partai Golkar di tingkat DPR-RI berada di peringkat kedua di bawah Partai Gerindra, dan 'mengangkangi' raihan suara PDI-Perjuangan dan PKS.

"Jumlah kursi DPRD Kabupaten Bogor dan kursi DPRD Jawa Barat Partai Golkar berpotensi bakal bertambah, lalu begitu juga untuk kursi DPR-RI, dimana mereka bersaing dengan PPP untuk mendapatkan kursi ke 9," jelas Yusfitriadi. (Reza Zurifwan)


Editor : Ahmad Sayuti