Nurul Awalin Serahkan Berkas Pendaftaran, Maju jadi Ketua DPD Golkar Kota Tasikmalaya

H. Nurul Awalin menyerahkan berkas pendaftaran bakal calon Ketua DPD Partai Golkar Kota Tasikmalaya menjelang Musda yang digelar 18 September 2026.

Nurul Awalin Serahkan Berkas Pendaftaran, Maju jadi Ketua DPD Golkar Kota Tasikmalaya

INILAHKORAN.ID – H. Nurul Awalin menyerahkan berkas pendaftaran sebagai bakal calon Ketua DPD Partai Golkar Kota Tasikmalaya untuk periode 2025-2030, Kamis (17/9/2026).

Berkas pendaftaran diserahkan ke Sekretariat DPD Partai Golkar Kota Tasikmalaya di Jalan KH Lukmanul Hakim, Kelurahan Tugujaya, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya.

Nurul datang dengan diantar seluruh anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Tasikmalaya, sembilan Pengurus Anak Cabang (PAC), serta organisasi sayap partai.

Musyawarah Daerah (Musda) DPD Partai Golkar Kota Tasikmalaya dijadwalkan berlangsung Jumat (18/9/2026) di Hotel Harmoni Kota Tasikmalaya. Perkembangan terbaru menunjukkan Nurul menjadi satu-satunya nama yang secara terbuka masih berada dalam bursa setelah Iwan Saputra menyatakan mundur dari pencalonan.

Usai menyerahkan berkas, Nurul mengatakan pencalonannya sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kota Tasikmalaya disertai harapan mendapat amanah untuk memimpin partai.

“Ya, mudah-mudahan ada takdir Allah saya jadi Ketua DPD Partai Golkar Kota Tasik,” kata Nurul, Kamis (17/9/2026).

Jika terpilih, Nurul menekankan pentingnya menyatukan seluruh kader dan potensi yang ada di Partai Golkar. Menurutnya, kondisi partai saat ini membutuhkan konsolidasi untuk menghadapi agenda politik mendatang.

“Harapan ke depan semua kader, semua potensi yang ada di Partai Golkar, hayu urang babarengan, gedekeun Partai Golkar,” ujarnya.

Nurul mengatakan Partai Golkar Kota Tasikmalaya saat ini tidak memiliki kader yang duduk di jajaran eksekutif maupun sebagai pimpinan DPRD. Karena itu, ia menilai seluruh kader perlu mengesampingkan ego masing-masing dan bekerja bersama.

“Dengan tidak ada yang merasa ditinggalkan atau tidak ada yang merasa duluan, yu gabung deui babarengan. Sebab ke depan tantangan semakin berat. Kita hari ini posisi di bawah, tidak ada di eksekutif, pimpinan dewan juga tidak ada. Kalau kita tidak bersatu, tidak babarengan, melepas ego masing-masing, berat kita menghadapi pemilu yang akan datang,” katanya.

Target Enam hingga 10 Kursi DPRD

Nurul juga menyampaikan target perolehan kursi Partai Golkar di DPRD Kota Tasikmalaya. Target tersebut dibagi menjadi tiga tingkatan, yakni minimal enam kursi, target menengah delapan kursi, serta target atas 10 kursi atau lebih.

“Kami punya target bawah, menengah dan atas. Dari bawah itu minimal 6, menengahnya 8, atasnya 10 lebih. Mudah-mudahan kalau lihat sejarah kita pernah punya di 8, pernah 6, lima belum. Jadi kalau 8 naik ke 10 mungkin bisa, kalau kita kondusif, gabung semua, kerja keras, tidak mustahil,” tutur Nurul.

Berkas Nurul Masih Diverifikasi

Sementara itu, Ketua Steering Committee (SC) Musda DPD Partai Golkar Kota Tasikmalaya, Eris Hermawan, membenarkan pihaknya telah menerima berkas pendaftaran Nurul Awalin pada Kamis.

Menurut Eris, berkas tersebut telah diperiksa secara administratif berdasarkan formulir dan kelengkapan dokumen yang dilampirkan. Namun, verifikasi keabsahan dokumen masih akan dilakukan bersama DPD Partai Golkar Jawa Barat.

“Kamis tanggal 17 menerima berkas bakal calon ketua DPD Partai Golkar dan sudah terverifikasi, hanya belum menilai. Maksudnya, terverifikasi berkas-berkas sesuai dengan formulir isian apa saja yang dilampirkan, hanya mencekli saja,” kata Eris.

Sejumlah persyaratan pribadi yang diperiksa antara lain KTP, ijazah, sertifikat pendidikan kader, serta dokumen lainnya.

“Nah, adapun tentang keabsahan dari berkas yang terlampirkan nanti ada verifikasi bareng dengan DPD Partai Golkar provinsi. Mungkin nanti sore atau nanti malam. Hanya kalau sepintas, setelah kita lihat berkas, ya semuanya memenuhi syarat dari persyaratan pribadinya, di antaranya KTP, ijazah, kemudian sertifikat diklat kader dan yang lain-lainnya,” ujarnya.

Selain persyaratan pribadi, panitia juga akan memeriksa persyaratan dukungan bakal calon berdasarkan jumlah pemilik hak suara.

“Nah, di luar persyaratan pribadi ada persyaratan dukungan. Dari jumlah yang punya hak suara nanti, itu mayoritas mendukung atau ada di pemberkasan tersebut,” kata Eris.

Eris menegaskan hasil verifikasi belum dapat diumumkan pada Kamis. Hasil tersebut akan disampaikan menjelang atau saat persidangan Musda.

“Sekali lagi antara sah dan tidak sahnya dari berkas itu nanti ada verifikasi bareng dengan Jawa Barat. Saya belum bisa mengumumkan saat ini, mungkin besoklah menjelang atau pada saat persidangan. Jadi, di sidang ke-2 itu nanti ada pengumuman hasil verifikasi,” katanya.

Sebelumnya, terdapat tiga nama yang mengambil formulir pendaftaran. Namun, panitia belum mengetahui seluruh nama yang akan mengembalikan formulir hingga batas akhir pendaftaran.

“Kalau yang mengambil formulir itu ada tiga, tapi belum tahu yang mengembalikan formulir, karena yang mengambil itu kan bukan berarti calon,” ujar Eris.

“Batasnya hari ini sampai jam 15.00 WIB, itu batas akhir pengembalian berkas. Jika satu menit saja lebih dari jam 15.00, maka kami tidak menerima berkas itu,” sambungnya.

Fraksi Golkar Sambut Pencalonan Nurul

Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Tasikmalaya sekaligus anggota Organizing Committee (OC) Musda, Isep Rislia, menyambut pencalonan Nurul Awalin.

“Saya sebagai ketua fraksi sangat bangga. Ada yang mencalonkan kembali ketua DPD, dan kami di fraksi sangat berharap bahwa takdir Allah nanti bisa menuju Pak Nurul jadi ketua DPD betul-betul,” ujar Isep.

Isep mengatakan Fraksi Partai Golkar akan bersinergi dengan kepengurusan DPD dalam upaya membesarkan partai.

“Kami nanti di fraksi pun bisa sinergi apa yang diharapkan oleh DPD. Bagaimana bisa membesarkan Partai Golkar, bisa sejalan dan betul-betul sinergi dengan fraksi yang ada di DPD Kota,” katanya.

Terkait pelaksanaan Musda, Isep menyebut seluruh persiapan telah dilakukan dan tinggal memasuki tahap pelaksanaan.

“Untuk pelaksanaan alhamdulillah sudah siap, tinggal pelaksanaan saja. Rencana di Hotel Harmoni, besok jam 03.00 WIB,” ujar Isep.

Muhammad Yusuf Tidak Maju Lagi

Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar Kota Tasikmalaya, Muhammad Yusuf, dipastikan tidak mencalonkan kembali dalam Musda kali ini.

Muhammad Yusuf mengatakan pelaksanaan Musda di daerah merupakan bagian dari konsolidasi organisasi setelah Musda Partai Golkar Jawa Barat.

“Jadi, ini kan berdasarkan hasil rakor kita di Jawa Barat setelah Jawa Barat selesai melaksanakan Musda, dan Jawa Barat melakukan konsolidasi,” ujar Yusuf.

Ia menjelaskan, daerah yang masa baktinya telah berakhir diminta segera melaksanakan Musda. Berdasarkan surat DPP Partai Golkar, pelaksanaan Musda daerah diberi batas waktu paling lambat hingga Oktober.

“Jadi, yang sudah berakhir masa baktinya di daerah-daerah harus dilaksanakan Musda. Diberi waktu paling lambat sampai bulan Oktober kalau lihat surat dari DPP,” kata Yusuf.

Menurut Yusuf, DPD Partai Golkar Jawa Barat kemudian melakukan konsolidasi dan meminta Musda Kota Tasikmalaya digelar lebih cepat.

“Tapi Jawa Barat terus bergerak melakukan konsolidasi, sehingga kemarin saya dipanggil ke Bandung. Berikut SC OC untuk datang ke sana konsultasi bahwa Musda Tasik harus dilaksanakan hari Jumat besok,” katanya.

Setelah Kota Tasikmalaya, Musda dijadwalkan berlanjut di Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Garut, dan Kota Cimahi.

“Kemudian hari Sabtunya Kabupaten Tasik, hari Minggunya Kabupaten Garut, Senin Kota Cimahi,” ujar Yusuf.

Yusuf menambahkan, terdapat perubahan pola kegiatan Musda dibandingkan pelaksanaan sebelumnya. Jika sebelumnya diawali dengan pendidikan politik, agenda tersebut kini tidak lagi dilaksanakan di daerah.

“Biasanya waktu awal itu melaksanakan kegiatan di daerah, diawali dengan pendidikan politik setengah hari. Sekarang ke daerah kita itu sekarang tidak ada dikpol,” pungkasnya.***


Editor : JakaPermana