Edi Rusyandi Klaim Kantongi 22 Dukungan, Berpeluang Aklamasi di Musda Golkar KBB
Calon Ketua DPD Golkar KBB Edi Rusyandi mengklaim telah mengantongi dukungan 22 pemilik hak suara dan berpeluang terpilih secara aklamasi.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID-Calon Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bandung Barat (KBB), Edi Rusyandi, mengklaim telah mengantongi dukungan penuh dari seluruh pemilik hak suara dalam Musyawarah Daerah (Musda) V Partai Golkar KBB.
Dukungan tersebut dinilai membuka peluang besar baginya untuk terpilih secara aklamasi pada Musda yang digelar Minggu (2/8/2026).
Edi mengatakan dirinya maju dengan semangat pengabdian sebagai kader partai. Fokus utamanya bukan pada manuver politik, melainkan memperkuat soliditas internal dan membangun kebersamaan seluruh elemen Partai Golkar di Kabupaten Bandung Barat.
"Alhamdulillah angka ini melampaui ambang batas signifikan dan memicu optimisme besarnya peluang terpilih secara aklamasi, meski pendaftaran calon masih dibuka hingga pukul 24.00 WIB malam ini dan kemungkinan adanya pesaing belum tertutup sepenuhnya," kata Edi usai mendaftarkan diri sebagai bakal calon Ketua DPD Golkar KBB, Sabtu (1/8/2026).
Ia menjelaskan, dukungan yang telah dikantonginya berasal dari 22 pemilik hak suara, terdiri atas 16 Pimpinan Kecamatan (PK) serta unsur Hastakarya, organisasi pendiri Partai Golkar seperti Kosgoro, Soksi, dan MKGR, serta organisasi sayap partai KPPG dan AMPG.
Dari sisi persyaratan pencalonan, Edi memastikan seluruh dokumen administratif telah dinyatakan lengkap. Pengalamannya sebagai Ketua AMPI dan pengurus DPD Partai Golkar Jawa Barat selama lebih dari lima tahun disebut menjadi modal untuk memimpin DPD Golkar KBB.
Menurutnya, raihan delapan kursi DPRD Kabupaten Bandung Barat pada Pemilu 2024 merupakan capaian positif yang harus terus ditingkatkan pada pemilu berikutnya.
"Tapi ada sejumlah pekerjaan rumah krusial tetap menjadi fokus, mulai dari konsolidasi struktural tuntas hingga akhir tahun, revitalisasi unsur Hastakarya yang kurang bergerak, hingga penguatan peran fraksi di parlemen," ujarnya.
Edi juga mengingatkan bahwa Partai Golkar di Kabupaten Bandung Barat masih memiliki tantangan besar karena belum pernah memenangkan kontestasi kepala daerah.
"Tentunya tanpa melupakan catatan kritis bahwa Golkar KBB hingga kini belum pernah memenangi posisi eksekutif kepala daerah," katanya.
Terkait pelaksanaan Musda, Edi menyebut arahan dari DPP maupun DPD Partai Golkar Jawa Barat menekankan pentingnya menjaga suasana yang kondusif, produktif, dan penuh persatuan selama proses pemilihan berlangsung.
Meski mengaku berpeluang menjadi calon tunggal, Edi menegaskan tetap membuka ruang kompetisi yang sehat. Ia berharap Musda V Golkar KBB dapat berlangsung harmonis tanpa memunculkan konflik internal yang berpotensi memecah soliditas kader.
"Langkah selanjutnya mematangkan peta jalan organisasi sebelum melangkah ke target elektoral eksekutif masa depan," pungkasnya.***
Editor : JakaPermana

