Hasil Survei Poltracking, Edi Rusyandi Ungguli Hengki Kurniawan sebagai Bacalon Bupati Bandung Barat

Partai Golkar misalnya, melalui Lembaga survei Poltracking nama bakal calon Bupati Bandung Barat Edi Rusyandi menduduki tempat teratas dari sejumlah bakal calon lainnya.

Hasil Survei Poltracking, Edi Rusyandi Ungguli Hengki Kurniawan sebagai Bacalon Bupati Bandung Barat
Ketua DPD Partai Golkar KBB, Dadan Supardan,

INILAHKORAN, Ngamprah - Kontestasi Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bandung Barat yang bakal dihelat pada 27 November 2024 kian menarik untuk disimak. Pasalnya, sejumlah partai politik (parpol) tengah gencar melakukan survei sebagai barometer kelaikan figur yang tepat untuk diusung.

Partai Golkar misalnya, melalui Lembaga survei Poltracking nama bakal calon Bupati Bandung Barat Edi Rusyandi menduduki tempat teratas dari sejumlah bakal calon lainnya.

hasil survei tersebut menampilkan, politisi Partai Golkar itu meraih elektabilitas sebesar 29,9 persen tepat berada di atas pesaingnya, yakni Hengki Kurniawan yang berada di angka 24,0 persen.

Tak hanya itu, dalam daftar urutan survei tersebut juga muncul nama selebriti lainnya, yakni Irfan Hakim yang berada diurutan ketiga dengan elektabilitas diangka 3,5 persen.

"Survei tersebut dilaksanan pada periode 14-19 Mei 2024. Hasilnya, Kang Edi berada diurutan pertama dengan elektabilitas tertinggi," ungkap Ketua DPD Partai Golkar KBB, Dadan Supardan, Rabu 3 Juli 2024.

Dadan menyebut, survei yang dilakukan Partai Golkar dengan menggunakan Poltracking yang merupakan sebuah lembaga survei kredibel. Tercatat ada 20 nama bakal calon Bupati Bandung Barat yang masuk survei.

"Jika melihat hasil survei, Edi Rusyandi unggul jauh dari sejumlah nama yang maju di Pilkada Bandung Barat. Rata-rata hanya berada di angka 1 persen, bahkan banyak yang di bawah 1 persen," sebutnya.

Dadan memaparkan, bakal calon Bupati Bandung Barat yang elektabilitasnya berada di atas 1 persen antara lain Aa Maulana yang maju dari jalur perseorang dengan hasil 1,6 persen, Asep Ismail 1,3 persen, Ernawan Natasaputra 1,1 persen, Didik Agus Triwiyono 0,8 persen, Pamriadi 0,5 persen, dan sebagainya.

"Survei kepada masyarakat dilakukan dengan pertanyaan terbuka soal calon Bupati Bandung Barat yang akan dipilih," ujarnya.

Setelah survei pertama, sambung Dadan, akan dilanjutkan pada survei kedua dengan lembaga survei berbeda. Partai berlambang pohon beringin ini juga akan melakukan survey ketiga.

"Begitupun survey ketiga dengan lembaga survey berbeda," ujarnya.

Seperti diketahui, Edi Rusyandi merupakan anggota DPRD Jabar periode 2019-2024 yang terpilih kembali pada Pemilu Legislatif Februari 2024 lalu.
Putra asli Kecamatan Cipongkor, KBB ini sudah mengantongi surat tugas dari Partai Golkar bersama Asep Ismail untuk maju di Pilkada 2024.

"Kang Edi merupakan pituin Bandung Barat, menjadi jawaban dari masyarakat yang menginginkan sosok putra daerah yang menjadi pemimpin. Bagaimanapun juga figur putra daerah ini merupakan penjabaran dari otonomi daerah (Otda)," bebernya.

"Semangat Otda itulah bisa melahirkan putra-putra daerah yang duduk di eksekutif maupun legislatif," tandasnya. *** (agus satia negara)


Editor : Ahmad Sayuti