Aksi Teddy Usir Petinggi LRT dari Gerbong Saat Peresmian Manggarai Jadi Sorotan
Momen peresmian LRT Kelapa Gading-Manggarai disorot publik usai Seskab Teddy tertangkap kamera meminta Dirjen Kemenhub hingga Dirut keluar gerbong.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Momen peresmian LRT jalur Kelapa Gading-Manggarai pada Rabu, 16 September 2026, diwarnai insiden yang menyedot perhatian publik.
Sekretaris Kabinet (Seskab) Mayor Teddy Indra Wijaya menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah tertangkap kamera meminta sejumlah pejabat penting proyek transportasi tersebut keluar dari gerbong utama.
Melalui rekaman video yang diunggah ulang oleh akun Threads @zulhilmi.yahya, aksi penertiban gerbong oleh Teddy tersebut memperlihatkan beberapa figur penting sektor perkeretaapian yang diminta berpindah ruang.
Daftar pejabat yang dikabarkan diminta meninggalkan gerbong utama antara lain:
Dirjen Perkeretaapian Kemenhub, Allan Tandiono.
Dirut LRT Jabodebek, Aditia Kesuma Negara.
Dirut Jakpro, Iwan Takwin.
Soroti Ekspresi Pramono Anung dan Presiden Prabowo
Unggahan tersebut juga menyoroti respons para tokoh lain yang berada di lokasi kejadian. Menurut klaim pengunggah video, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tampak memperlihatkan gestur terkejut atas aksi tersebut.
Di sisi lain, Presiden Prabowo Subianto yang baru selesai bersalaman dengan para direktur utama tersebut juga terlihat kebingungan melihat rombongan pejabat pelaksana yang mendadak tidak lagi berada di dalam gerbong.
"Jelas aja Pramono Anung keliatan kesel. Para petinggi LRT yang udah berjasa bikin LRT kok diusir sama Seskab pas peresmian. Prabowo udah nyalamin Dirut-Dirut di atas juga kelihatan bingung pada kemana," tulis pengunggah video @zulhilmi.yahya dalam keterangannya.
Reaksi Pedas Warganet
Insiden tersebut langsung memicu berbagai komentar pedas dari warganet yang mengkritik tindakan protocoler yang dianggap terlalu berlebihan.
Hingga kini, potongan video peresmian LRT tersebut terus mendapat reaksi beragam di berbagai platform media sosial.
Editor : Firda Rachmawati

