Monterrey vs Inter 1-1, Sergio Ramos Bungkam Kepongahan Raksasa Italia dan Lautaro Martinez

Duel Monterrey vs Inter di penyisihan Piala Dunia Antar Klub 2025 betul-betul jadi duel Sergio Ramos vs Lautaro Martinez.

Monterrey vs Inter 1-1, Sergio Ramos Bungkam Kepongahan Raksasa Italia dan Lautaro Martinez
Lautaro Martinez mencetak gol pertama Inter Milan di ajang Piala Dunia Antar Klub 2025. Dia mencetak gol yang menyamakan kedudukan Monterrey vs Inter 1-1. (X @FIFACWC)

INILAHKORAN, Los Angeles – Duel Monterrey vs Inter di penyisihan Piala Dunia Antar Klub 2025 betul-betul jadi duel Sergio Ramos vs Lautaro Martinez.

Sergio Ramos dan Lautaro Martinez sama-sama mencetak gol dalam laga Monterrey vs Inter di Piala Dunia Antar Klub 2025 itu.

Sergio Ramos mencuri perhatian di usia senjanya. Dia mencetak gol dalam laga Monterrey vs Inter pada babak pertama Piala Dunia Antar Klub 2025.

Sergio Ramos, dalam duel Monterrey vs Inter itu, menjebol gawang lawan dengan sundulannya yang khas.

Sayangnya, klub Meksiko itu gagal mempertahankan keunggulannya di babak pertama. Lautaro Martinez memaksakan duel Monterrey vs Inter berakhir imbang 1-1 selama 45 menit awal.

Duel Monterrey vs Inter pada Piala Dunia Antar Klub 2025 berlangsung di Stadion Rose Bowl, Pasadena, California, Rabu 18 Juni 2025 WIB ini. Laga ini merupakan debut perdana Christian Chivu sebagai pelatih Inter Milan.

Sebelum laga Monterrey vs Inter ini, terjadi pergantian posisi pelatih di Inter Milan. Simone Inzaghi memutuskan meninggalkan Inter Milan, digantikan Christian Chivu.

Duel Monterrey vs Inter berlangsung menarik. Inter Milan tetap tampil lebih dominan, baik dalam penguasaan bola maupun peluang yang tercipta.

Inter Milan bahkan membuka peluang lebih dahulu melalui Matteo Darmian di menit ke-22.

Menerima umpan dari Nicolo Barella di kotak penalti, dia secepat kilat menyambutnya dengan tendangan. Sayangnya, bola masih beberapa inci di atas mistar gawang.

Tiga menit berselang, Monterrey justru mencuri gol lebih dulu. Pencetak golnya adalah veteran Spanyol, Sergio Ramos, melalui gol khasnya, sundulan kepala memanfaatkan tendangan penjuru.

Saat itu, Oliver Torres mengambil tugas tendangan pojok. Sergio Ramos memburu bola di udara. Mengungguli dia pemain lawan, dia menyundul bola menjebol gawang Inter Milan.

Di menit ke-28, Sebastiano Esposito memburu bola liar di kotak penalti. Penyerang Inter Milan itu melepaskan tembakan. Tapi, kiper Monterrey, Esteban Andrafa, mengantisipasi dan melakukan penyelamatan cemerlang.

Inter Milan juga mestinya mendapat hadiah penalti di menit ke-37 setelah bola mengenai tangan seorang pemain Monterrey. Wasit mengabaikan dan mendapat protes dari pemain Inter.

Setelah melihat VAR, wasit Wilton Sampalo makin yakin dengan keputusannya, menolak hadiah penalti untuk Inter.

Inter Milan baru bisa menyamakan kedudukan tiga menit menjelang babak perama berakhir. Carlos Augusto menceploskan bola ke arah Lautaro Martinez yang dengan mudah mengirim bola ke gawang Monterrey.

Kegembiraan Inter sempat tertahan. Wasit Wilton Sampalo memutuskan mengkaji ulang gol tersebut melalui VAR. Dia menganalisa apakah sebelumnya terjadi offside.

Begitu melihat rekaman, dia memutuskan gol tersebut sah. Lautaro Martinez pun merayakan golnya dengan liar.

Memasuki babak kedua, jual beli serangan antara kedua kubu tak menurun. Sergio Canales, penyerang Monterrey, mencoba peruntungannya dengan tendangan keras jarak jauh di menit ke-64. Sayangnya, bola mengenai mistar gawang.

Empat menit berselang, Lautaro Martinez menjebol gawang Monterrey. Gol ini dianulir wasit karena penyerang Argentina itu sudah berdiri offside.

Lautaro Martinez lagi-lagi memiliki kesempatan di menit ke-77. Hanya saja, dia menyia-nyiakannya.

Saat itu, Lautaro Martinez sudah berdiri di depan gawang, tinggal berhadapan dengan kiper lawan setelah menerima umpan matang. Tapi, sontekannya masih melebar dari gawang. (*)


Editor : Zulfirman