MRT Jakarta Minta Maaf, 524 Penumpang Dievakuasi Usai Pohon Tumbang Lumpuhkan Operasional

524 penumpang MRT sampai harus berjalan di terowongan karena pohon tumbang sehingga transportasi tersebut lumpuh.

MRT Jakarta Minta Maaf, 524 Penumpang Dievakuasi Usai Pohon Tumbang Lumpuhkan Operasional
MRT terhenti karen pohon tumbang

INILAHKORAN - Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pengguna layanan setelah gangguan operasional besar terjadi pada Kamis (20/11/2025) sekitar pukul 10.26 WIB. 

Operasional kereta terhenti total akibat insiden pohon tumbang di jalur antara Stasiun Senayan Mastercard dan Stasiun ASEAN.

Pohon yang roboh tersebut merusak struktur dan mengakibatkan gangguan serius pada jaringan kelistrikan MRT, sehingga seluruh sistem tidak dapat beroperasi.

Delapan Kereta Terjebak, Penumpang Dievakuasi Lewat Terowongan

Saat kejadian, lima rangkaian kereta sedang berada di stasiun, sementara tiga rangkaian lainnya terhenti di dalam terowongan. Akibatnya, 524 penumpang harus dievakuasi secara manual melalui jalur rel MRT.

Momen evakuasi di terowongan gelap tersebut viral di media sosial. Seorang pengguna X (Twitter) dengan nama akun @JustChillMaan69 membagikan video proses evakuasi sembari menuliskan, “Tadi kejebak di MRT. Jadi harus dievakuasi lewat tunnel Hahahq.”

Pihak MRT Jakarta memastikan seluruh proses evakuasi berjalan sesuai prosedur dan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Pemulihan Masih Berjalan, Layanan Dibatasi

Tim teknis MRT Jakarta terus bekerja memperbaiki kerusakan yang terjadi agar layanan bisa kembali normal secepatnya. Namun, untuk sementara waktu, perusahaan hanya mengoperasikan layanan pada Rute Perjalanan Terbatas, yakni dari Stasiun Blok M BCA hingga Lebak Bulus, pulang-pergi, dengan empat rangkaian kereta.

Pengguna MRT diimbau sementara menggunakan moda transportasi alternatif hingga operasional kembali pulih sepenuhnya.


Editor : Firda Rachmawati