Muscab VI Hipmi Kota Tasikmalaya Dimulai, 4 Nama Disebut Bakal Bertarung
Tahapan Muscab VI Himpi Kota Tasikmalaya resmi memasuki fase pencalonan ketua umum. Pengambilan formulir dibuka Selasa (6/10/2026).
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Tahapan Musyawaraha Cabang (Muscab) VI Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Himpi) Kota Tasikmalaya resmi memasuki fase pencalonan Ketua Umum. Pengambilan formulir dibuka Selasa (6/10/2026).
Ketua Steering Committee (SC) Muscab VI Hipmi Kota Tasikmalaya Arya mengatakan, proses pencalonan telah disusun secara bertahap agar seluruh kandidat yang memenuhi persyaratan memiliki kesempatan yang sama untuk mengikuti kontestasi organisasi.
Hal itu disampaikan Arya dalam konferensi pers di Sekretariat Muscab VI Hipmi Kota Tasikmalaya, Jalan Ir H Juanda, Kompleks Ruko HT Sumantri Nomor 16, Panyingkiran, Kecamatan Cipedes, Selasa (6/10/2026).
Menurutnya, pengambilan formulir dibuka selama tiga hari, yakni 6-8 Oktober 2026. Selanjutnya, pengembalian formulir sekaligus proses pencalonan berlangsung pada 9-18 Oktober.
"Jadi untuk fase pertama ada di pengambilan formulir, dari tanggal 6 sampai 8 oktober, kemudian pengembalian formulir tanggal 9 sampai 18 oktober," ujarnya.
Penetapan calon ketua umum dijadwalkan pada 21 Oktober 2026. Pada hari yang sama, panitia juga akan menggelar konferensi pers serta pengambilan nomor urut calon.
Tahapan kemudian dilanjutkan dengan debat calon ketua umum pada 22-23 Oktober. Sehari setelahnya, 24 Oktober, dijadwalkan kuliah umum sebelum seluruh rangkaian berujung pada pelaksanaan Muscab VI Hipmi Kota Tasikmalaya pada 2 November 2026.
"Jadi kami berharap untuk calon ketua yang sudah siap dan memenuhi syarat bisa mulai pengambilan formulir di sekretariat ini," kata Arya.
Untuk dapat mencalonkan diri, bakal calon diwajibkan memiliki KTA Hipmi dan telah mengikuti Diklatcab atau Diklatda. Panitia menetapkan biaya pengambilan formulir sebesar Rp5 juta, sedangkan biaya pengembalian formulir sebesar Rp100 juta.
Arya menjelaskan dana tersebut akan digunakan untuk membiayai seluruh rangkaian Muscab. Namun, apabila bakal calon mengundurkan diri, tidak lolos verifikasi, maupun kalah dalam pemilihan, terdapat mekanisme pengembalian dana dengan persentase tertentu.
"Uang pendaftaran dan pengembalian akan digunakan sepenuhnya untuk kegiatan muscab 100 persen. Nanti kalau pelantikan beda lagi," ujarnya.
"Jadi kalau misalnya mengundurkan diri atau tidak lolos ferifikasi ada persentasi pengembaliannya, kalau kalah juga ada persentasi pengembalian, tidak 100 persen dikembalikan," sambungnya.
Dalam konferensi pers tersebut, Arya menyebut terdapat empat nama yang sebelumnya muncul sebagai kandidat Ketua Umum BPC Hipmi Kota Tasikmalaya.
"Kalau dari isu ada 4 orang, muhammad indra herlambang, firman abdurohman, reza hermawan, sama genta dirgantara. Yang kemarin ada isu yang mencalonkan jadi ketua umum," katanya.
Namun, penetapan resmi calon ketua umum baru akan dilakukan setelah seluruh tahapan pendaftaran dan verifikasi persyaratan selesai.
Muscab VI Hipmi Kota Tasikmalaya mengusung tema "Pengusaha Muda Bersatu, Ekonomi Tasikmalaya Maju."
Selain membuka pencalonan ketua umum, panitia juga masih melakukan perekrutan anggota hingga 24 Oktober 2026. Arya mengatakan anggota yang memenuhi ketentuan nantinya memiliki hak untuk memilih dalam Muscab.
Saat ini, tercatat sekitar 60 anggota yang telah memiliki KTA. Sementara jumlah anggota aktif disebut mencapai sekitar 100 orang. Pendataan anggota dilakukan melalui aplikasi HIPMI Go yang perlu diperbarui setiap tahun.
"Yang sudah ber KTA ada 60 orang, yang aktif ada 100 orang an. Karena sekarang Hipmi sistem KTA-nya melalui aplikasi HIPMI Go, ada beberapa teman yang belum aktifasi di Hipmi Go-nya. Belum diperbaharui, karena tiap tahun harus diperbaharui," jelasnya.
Arya berharap seluruh tahapan Muscab VI dapat berlangsung dengan suasana kekeluargaan dan sportivitas. Perbedaan gagasan antarcalon, menurut dia, merupakan bagian dari proses demokrasi dalam organisasi.
"Kami berharap seluruh proses pencalonan dapat diikuti dengan semangat kekeluargaan, sportivitas dan komitmen untuk membangun HIPMI Kota Tasikmalaya," katanya.
"Perbedaan gagasan dalam proses demokrasi organisasi merupakan hal yang wajar, dan yang terpenting seluruh tahapan dapat berjalan dengan baik," lanjutnya.
Di sisi lain, Arya menyebut salah satu tantangan yang banyak dibicarakan kalangan pengusaha saat ini berkaitan dengan sumber daya manusia (SDM), termasuk persoalan tenaga kerja dari kalangan generasi Z.
"Kalau tantangan yang dihadapi pengusaha lebih ke arah SDM, SDM-nya sekarang kalau dari isu teman-teman berkaitan dengan Gen Z, mungkin ada yang kinerja, turn of karyawannya tinggi, kadang ada yang mereka minta gaji tinggi tapi kemampuan belum punya, hal-hal seperti itu," pungkasnya.
Editor : Doni Ramdhani

