Oknum Guru yang Unggah Foto Murid Pakai Caption'Gay' Minta Maaf Usai Dikecam

Oknum guru SMA yang buat unggahan bareng murid pakai caption 'gay' menyampaikan permintaan maaf usai dikecam netizen. Publik tetap mendesak sanksi tegas.

Oknum Guru yang Unggah Foto Murid Pakai Caption'Gay' Minta Maaf Usai Dikecam
Oknum Guru yang Unggah Foto Murid Pakai Caption'Gay' Minta Maaf Usai Dikecam/threads

INILAHKORAN.ID - Buntut gelombang kecaman publik di media sosial, oknum guru SMA yang sempat viral lantaran membuat unggahan bersama siswanya menggunakan caption dan tagar bernuansa pasangan sesama jenis (gay) akhirnya menyampaikan permohonan maaf secara terbuka.  

​Pernyataan tersebut disampaikan langsung melalui sebuah video klarifikasi yang diunggah pada akun miliknya (igon_yussanggar). 

Dalam video tersebut, yang bersangkutan tampak berdiri mengenakan kemeja putih dengan gestur menangkupkan kedua tangan di dada sebagai bentuk penyesalan.  

​"Assalamualaikum... saya secara pribadi ingin meminta maaf yang sebesar-besarnya atas video yang beredar. Karena sudah merusak citra SMAN negeri 1 sanggar. Sekali lagi mohon maaf yang sebesar-besarnya," tulis akun tersebut pada unggahan permohonan maafnya.  

​Dalam klarifikasinya, oknum guru tersebut secara terbuka mengakui bahwa tindakan serta narasi yang ia sematkan pada konten sebelumnya telah menimbulkan kegaduhan luas hingga mencoreng nama baik instansi tempatnya mengajar.  

​Sebelumnya, aksi oknum pendidik ini mendadak viral dan memicu amarah warganet usai menyertakan tagar kontroversial seperti #couplegay dan #gayindonesia pada unggahan yang melibatkan anak didiknya.

Publik menilai tindakan tersebut sangat tidak etis dan melanggar norma di lingkungan pendidikan formal.  

​Meski video permohonan maaf telah diunggah ke publik, hal itu belum sepenuhnya meredakan kritik keras dari netizen. Banyak pihak berpendapat bahwa permintaan maaf belaka tidak cukup untuk menyelesaikan persoalan etika di dunia pendidikan.  

​Warganet hingga kini masih mendesak pihak dinas pendidikan setempat serta instansi terkait untuk tetap memberikan sanksi tegas dan melakukan evaluasi mendalam agar kejadian serupa tidak terulang kembali.


Editor : Firda Rachmawati