Ini 5 Manfaat Ceker Ayam untuk Kesehatan, Bisa Buat Kulit Lebih Awet Muda

Ada 5 manfaat kesehatan dari konsumsi ceker ayam yang penuh dengan kolagen yang bagus untuk kulit.

Ini 5 Manfaat Ceker Ayam untuk Kesehatan, Bisa Buat Kulit Lebih Awet Muda
Ilustrasi ceker ayam.

INILAHKORAN, Bandung - Kaki ayam atau yang biasa disebut sebagai ceker ayam, terdiri dari kulit, tulang rawan, tendon, dan tulang. 

Meskipun tidak menyediakan banyak daging, ceker ayam kaya akan kolagen, protein yang paling melimpah di tubuh Anda.

Kandungan kolagen ini dapat membantu meredakan nyeri sendi, meningkatkan Kesehatan kulit, dan mencegah pengeroposan tulang.

Meskipun ceker ayam sering digoreng, dijadikan makanan pedas, menggunakannya untuk kaldu tulang merupakan metode pengolahan yang lebih sehat. 

Manfaat Ceker Ayam

1. Dapat Meningkatkan Kesehatan dan Penampilan Kulit

Bukti menunjukkan bahwa asupan kolagen dapat meningkatkan hidrasi, kekasaran, elastisitas, dan kepadatan kulit Anda.

Sebuah studi selama 6 bulan pada 105 wanita dengan selulit sedang menemukan bahwa konsumsi kolagen secara teratur secara signifikan mengurangi selulit dan kulit bergelombang dibandingkan dengan kelompok kontrol.

Selain itu, dalam tinjauan terhadap 11 studi pada 805 orang, asupan kolagen menunjukkan hasil jangka pendek dan jangka panjang yang menjanjikan untuk penyembuhan luka dan penuaan kulit.

Kolagen mungkin bekerja dengan meningkatkan kadar asam hialuronat, molekul penahan air yang diyakini membantu mencegah penuaan kulit.

2. Dapat Membantu Mengurangi Nyeri Sendi

Kolagen dalam kaki ayam dapat meredakan nyeri sendi. Penelitian menunjukkan bahwa kolagen dapat merangsang regenerasi jaringan untuk mengurangi gejala osteoartritis. 

Jenis artritis ini menyebabkan keausan atau kerusakan tulang rawan, sehingga tulang saling bergesekan dan menyebabkan nyeri, pembengkakan, dan kesulitan bergerak.

Sebuah studi selama 3 bulan pada 191 orang dengan osteoartritis lutut menyimpulkan bahwa dosis harian kolagen yang berasal dari tulang rawan ayam secara signifikan mengurangi penanda nyeri, kekakuan, dan disfungsi fisik.

Sebuah studi selama 12 minggu pada 139 atlet dengan nyeri lutut menemukan hasil serupa. Mereka yang mengonsumsi 5 gram kolagen setiap hari mengalami peningkatan signifikan dalam intensitas nyeri selama aktivitas dan berkurangnya kebutuhan akan perawatan tambahan.

3. Dapat Membantu Mencegah Pengeroposan Tulang

Konsumsi kolagen dapat meningkatkan pembentukan dan kepadatan tulang pada wanita pascamenopause.

Sebuah studi selama 1 tahun pada 102 wanita menemukan bahwa mengonsumsi 5 gram peptida kolagen, suatu bentuk kolagen yang terdegradasi per hari meningkatkan kepadatan dan sintesis mineral tulang sekaligus mengurangi degradasi tulang, dibandingkan dengan kelompok kontrol.

Demikian pula, dalam sebuah penelitian pada 39 wanita, mereka yang mengonsumsi suplemen kolagen menunjukkan penurunan kepadatan mineral tulang yang jauh lebih sedikit dibandingkan kelompok kontrol.

Para peneliti percaya bahwa kolagen dapat memberikan efek ini karena merupakan komponen utama massa tulang.

4. Membantu Mengontrol Gula Darah

Sebuah penelitian pada hewan menunjukkan bahwa protein kaki ayam dapat membantu meningkatkan kadar gula darah dengan menstimulasi glucagon-like peptide-1 (GLP-1), hormon yang mengaktifkan produksi insulin.

5. Meningkatkan Kesehatan Jantung

Kolagen merupakan komponen vital arteri dan vena, bersama dengan elastin. Penelitian menunjukkan bahwa rasio elastin terhadap kolagen yang baik sangat penting untuk mencegah penyakit jantung.***


Editor : Irma Nurfajri