Pemkot Bandung Siapkan Langkah Antisipasi Dampak Game Online Usai Arahan Presiden Prabowo Subianto
Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyiapkan langkah antisipasi, guna mencegah dampak negatif permainan daring atau game online terhadap pelajar. Langkah itu dilakukan sebagai tindak lanjut atas arahan Presiden Prabowo Subianto, setelah insiden ledakan di salah satu SMA di Jakarta.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyiapkan langkah antisipasi, guna mencegah dampak negatif permainan daring atau game online terhadap pelajar. Langkah itu dilakukan sebagai tindak lanjut atas arahan Presiden Prabowo Subianto, setelah insiden ledakan di salah satu SMA di Jakarta.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengatakan, pemerintah kota akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk mengkaji data mengenai kondisi psikologis siswa. Kajian itu akan menjadi dasar bagi langkah pencegahan di lingkungan sekolah.
“Pada intinya, kami di Dinas Kesehatan sudah memiliki data mengenai potensi gangguan karakter atau psikologis yang ada pada siswa-siswa. Kita akan pelajari lagi, dan sesuai dengan arahan Presiden, kami akan menerapkannya sebaik-baiknya,” kata Farhan pada Senin 10 November 2025.
Menurut ia, hasil kajian dari Dinkes akan menjadi acuan bagi Dinas Pendidikan (Disdik) untuk menyusun program pembinaan dan edukasi terkait penggunaan game online di kalangan pelajar di Kota Bandung.
“Ya, Dinas Kesehatan dulu, setelah itu baru Dinas Pendidikan,” ucapnya.
Farhan menambahkan, pihaknya memastikan kebijakan tersebut akan dijalankan secara seimbang dengan menitikberatkan pada edukasi dan kesehatan mental pelajar.
"Pemerintah kota tidak hanya fokus pada aspek pembatasan, tetapi juga pada pembentukan karakter positif dan literasi digital di kalangan siswa," ujar dia.
Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan, Presiden Prabowo tengah mengkaji kemungkinan pembatasan permainan daring. Kebijakan ini muncul setelah insiden ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara yang mengejutkan masyarakat.
Meski motif pelaku masih diselidiki, pemerintah menilai permainan daring tertentu bisa memengaruhi perilaku generasi muda. Karena itu, kepala daerah diminta memperkuat upaya pembinaan dan pengawasan di wilayah masing-masing.
Editor : Ahmad Sayuti
