Pencarian Korban Longsor Cisarua: Basarnas Temukan 4 Korban Tambahan, Total Evakuasi Capai 38 Kantong Jenazah
Hingga Senin 26 Januari 2026 pukul 18.30 WIB, total 38 kantong jenazah telah ditemukan dan diserahkan kepada Tim Disaster Victim Identification DVI Polda Jabar untuk proses identifikasi.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Jumlah korban longsor Cisarua KBB yang berhasil dievakuasi tim SAR gabungan hingga hari ketiga kembali bertambah.
Hingga Senin 26 Januari 2026 pukul 18.30 WIB, total 38 kantong jenazah telah ditemukan dan diserahkan kepada Tim Disaster Victim Identification DVI Polda Jabar untuk proses identifikasi.
Kepala Kantor Basarnas Bandung Ade Dian Permana menyampaikan, penambahan tersebut berasal dari temuan empat kantong jenazah pada sore hari. Sebelumnya, tim SAR telah melaporkan sembilan temuan pada hari yang sama.
“Sampai dengan pukul 18.30 WIB, terdapat penambahan empat kantong jenazah. Seluruhnya sudah kami serahkan ke DVI Polri. Dengan demikian, total temuan sejak hari pertama hingga hari ketiga mencapai 38 kantong jenazah,” kata Ade Dian.
Ia menambahkan, dengan temuan terbaru tersebut, jumlah kantong jenazah yang ditemukan khusus pada hari ketiga bertambah dari sembilan menjadi 13.
Sementara itu, Karo Ops Polda Jabar Kombes Pol Areis La Ode Aries El Fathar mengatakan seluruh kantong jenazah yang ditemukan saat ini berada di lokasi DVI untuk menjalani proses identifikasi.
“Jumlah kantong jenazah yang berada di Puskesmas sampai hari ini sebanyak 38,” ujarnya.
Terkait perkembangan identifikasi, Areis menjelaskan hingga Senin siang, tim DVI berhasil mengidentifikasi tiga kantong jenazah tambahan. Dengan hasil tersebut, total korban yang telah teridentifikasi mencapai 20 kantong jenazah.
“Identifikasi masih terus berjalan. Untuk hari ini, sampai pukul 13.00 WIB, ada tiga kantong jenazah yang berhasil diidentifikasi, sehingga totalnya menjadi 20,” katanya.
Dengan total 38 kantong jenazah yang ditangani, Areis menyebut masih terdapat 18 kantong jenazah yang hingga kini masih berada dalam proses identifikasi.
Tim SAR gabungan dan DVI Polda Jabarb memastikan proses pencarian dan identifikasi korban akan terus dilanjutkan sesuai prosedur yang berlaku.
Editor : Doni Ramdhani
