Pencurian di SMPN 22 Kota Bogor Rugikan Rp9 Juta, Disdik Duga Pelaku Orang Dekat

Disdik Kota Bogor menduga aksi pencurian di SMPN 22 Kota Bogor pada Kamis 5 Maret 2026 malam merupakan orang dekat. 

Pencurian di SMPN 22 Kota Bogor Rugikan Rp9 Juta, Disdik Duga Pelaku Orang Dekat
Dari rekaman video terlihat pelaku pencurian di SMPN 22 Kota Bogor itu mengetahui persis meja mana saja yang diindikasikan ada barang berharga maupun uang tunai. (tangkapan layar)

INILAHKORAN.ID - Disdik Kota Bogor menduga aksi pencurian di SMPN 22 Kota Bogor pada Kamis 5 Maret 2026 malam merupakan orang dekat. 

Pasalnya, dari rekaman video terlihat pelaku pencurian di SMPN 22 Kota Bogor itu mengetahui persis meja mana saja yang diindikasikan ada barang berharga maupun uang tunai. 

Kepala Disdik Kota Bogor Herry Karnadi memaparkan, pihak sekolah sudah melaporkan aksi pencurian di SMPN 22 Kota Bogor ke Polsek Bogor Timur dan mayoritas kerugian pribadi dari staf sekolah. 

Dalam rekaman CCTV, pelaku yang beraksi seorang diri dengan mengenakan penutup wajahnya dan sarung tangan. Dalam aksinya pelaku berhasil membawa kabur satu unit laptop dan sejumlah uang tunai jutaan rupiah dari ruang guru sekolah tersebut. 

"Pelaku menjebol ruang guru dan langsung menuju lokasi penyimpanan barang berharga milik guru dan staf sekolah. Barang yang hilang satu unit laptop pribadi, uang tunai sebesar Rp3 juta milik bendahara kantin dan uang tunai Rp500 ribu milik guru atau pribadi," ungkap Herry, Jumat 6 Maret 2026. 

Herry memaparkan, usai berkas masuk ke bangunan sekolah pelaku diduga sudah mengetahui letak barang yang akan diambil karena tidak mengacak-acak seluruh isi ruangan. 

Sekolah sudah memiliki petugas keamanan, tetapi adanya celah saat situasi lengang dimanfaatkan pelaku. 

"Kami ada dua satpam, tapi mungkin pelaku sudah membaca situasi sehingga bisa masuk ke ruang guru. Khusus SMPN 22 Kota Bogor ini karena memang baru, kami akan tambah sistem keamanan dan dipertebal. Total kerugian sekitar Rp9 juta an," paparnya.

Herry mengimbau, untuk mengantisipasi kejadian serupa do sekolah lain, seluruh sekolah di Kota Bogor diimbau meningkatkan kewaspadaan, terutama menjelang libur panjang Idulfitri 2026.

"Kami mengimbau sekolah-sekolah untuk lebih waspada. Apalagi saat ini menjelang musim Lebaran dan libur sekolah. Keamanan lingkungan sekolah harus diperketat agar kejadian serupa tidak terulang," terangnya.


Editor : Doni Ramdhani