Pengadilan Putuskan untuk Mendukung Min Hee Jin daripada HYBE: Buang-buang Waktu
Dari konflik yang gerjadi selama berbulan-bulan ini, pihak pengadilan memutuskan untuk mendukung Min Hee Jin daripada HYBE.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Pada hari Jumat, tanggal 11 Oktober 2024, Min Hee Jin, mantan CEO ADOR dan kepala produser grup NewJeans, dan perwakilan dari HYBE bentrok di Pengadilan.
Min Hee Jin dan pihak HYBE saling menuduh melakukan pengkhianatan dan menghancurkan kepercayaan.
Khususnya, Min Hee Jin mengklaim bahwa “HYBE mengkhianati dan memecatnya”, sementara HYBE membalas bahwa “Min Hee Jin berusaha menggunakan NewJeans untuk membuat ADOR independen.”
Pertarungan hukum dimulai dengan sidang di Pengadilan Distrik Pusat Seoul terkait permintaan Min Hee Jin untuk diangkat kembali sebagai CEO ADOR.
Perselisihan ini bermula dari keputusan HYBE untuk memberhentikan Min Hee Jin dari jabatannya pada 27 Agustus dan menggantikannya dengan Ju Young Kim, seorang direktur perusahaan.
Namun, ADOR menyatakan bahwa Min Hee Jin akan tetap mempertahankan perannya sebagai direktur internal dan terus mengawasi produksi NewJeans.
Min Hee Jin menentang keputusan tersebut, menyebutnya sebagai kontrak yang tidak adil, dan mengajukan permohonan putusan pengadilan untuk mengadakan rapat pemegang saham sementara dan diangkat kembali sebagai direktur internal ADOR.
Dia berpendapat bahwa pemecatannya melanggar perjanjian pemegang saham antara dirinya dan HYBE dan bertentangan dengan putusan pengadilan yang melarang HYBE menggunakan hak suara dalam hal tersebut.
Tim hukum Min Hee Jin mengklaim bahwa meskipun Min berhasil meningkatkan pendapatan ADOR hingga 110,2 miliar KRW (sekitar 81,6 juta USD) dan menghasilkan laba operasi sebesar 33,5 miliar KRW (24,8 miliar USD) dalam waktu dua tahun.
HYBE memperlakukannya secara tidak adil dan melanggar perjanjian mereka.
Mereka menuduh HYBE melakukan berbagai tindakan pengkhianatan dan pelecehan, termasuk membiarkan girl grup label lain, ILLIT, untuk meniru NewJeans, membuat kampanye viral negatif terhadap NewJeans, menutupi perundungan di tempat kerja terhadap Hanni NewJeans, dan mengatur kampanye pencemaran nama baik di media.
Tim Min Hee Jin bahkan menghadirkan bukti dari karyawan internal HYBE yang menuduh bahwa ILLIT telah menyalin NewJeans sejak awal.
Di sisi lain, HYBE berpendapat bahwa Min Hee Jin dan wakil presiden ADOR-lah yang berusaha memutuskan hubungan dan mengendalikan ADOR secara independen, yang merusak kepercayaan antara kedua belah pihak.
Mereka selanjutnya menuduh Min Hee Jin memerintahkan wakil presiden untuk menuduh ILLIT melakukan plagiarisme dan menggunakan member NewJeans dan orang tua mereka untuk melancarkan perang hubungan masyarakat, yang menyebabkan kerusakan yang tidak dapat dipulihkan.
HYBE juga membantah klaim Min Hee Jin bahwa mereka meluncurkan audit sebagai balasan atas tuduhan plagiarisme, dengan mengatakan bahwa mereka telah menyelidiki upaya independen Min jauh sebelum tuduhan tersebut muncul dan bahwa audit tersebut diperlukan untuk melindungi nilai perusahaan.
Pengadilan kemudian menegaskan, "Sepertinya (kedua pihak) mengajukan klaim yang independen, jadi apa masalah legalitas dan legitimasi pemecatan, pelecehan seksual di tempat kerja, dan penarikan NewJeans dalam kasus ini?"
"Yang disesalkan dari kedua belah pihak adalah bahwa ada putusan pengadilan pada tanggal 30 Mei, tetapi mereka mengulanginya lagi. Sungguh disayangkan membuang-buang waktu argumen yang berharga," ungkap pengadilan.
Mereka juga menyatakan bahwa mereka akan mencoba menyelesaikan sidang pada akhir Oktober jika memungkinkan.
Sebelumnya, pengadilan pernah menerima perintah yang diajukan oleh mantan CEO Min Hee Jin terhadap HYBE pada bulan Mei untuk melarangnya menggunakan hak suaranya.
Untuk lebih jelasnya, pada bulan Mei, pengadilan telah memutuskan Mendukung putusan Min Hee Jin untuk mencegah HYBE menggunakan hak suaranya, dengan menemukan bahwa meskipun Min telah mencari cara untuk menjadikan ADOR independen, tindakannya tidak melampaui sekadar perencanaan, dan tidak dapat dianggap sebagai pelanggaran tugas.
Pengadilan memutuskan bahwa hak suara HYBE harus dibatasi, sehingga menghentikan pemecatan Min saat itu.***
Editor : Irma Nurfajri
