Pengamat: Jangan Sampai Memberi Sarana untuk Berkerumun
Sejumlah ruas jalan di Kota Bandung ditutup. Seperti, Jalan Asia Afrika-Tamblong, Jalan Otista-Suniaraja, Jalan Purnawarman-Martadinata, Jalan Merdeka-Riau, dan Jalan Merdeka-Aceh, Jumat (18/9/2020).
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bandung - Sejumlah ruas jalan di Kota Bandung ditutup. Seperti, Jalan Asia Afrika-Tamblong, Jalan Otista-Suniaraja, Jalan Purnawarman-Martadinata, Jalan Merdeka-Riau, dan Jalan Merdeka-Aceh, Jumat (18/9/2020).
Pakar Hukum Tata Negara Universitas Parahyangan (Unpar) Asep Warlan Yusuf mengatakan, langkah yang diambil Pemkot Bandung dan jajarannya sangat tepat. Hal ini untuk mencegah penularan virus Covid-19.
Salah satu dari gugus tugas Covid-19 atau dari pemerintah itu adalah agar tidak sampai memberi sarana bagi mereka untuk berkerumun atau berkumpul dan tidak menjaga jarak. Seperti di kafe, restoran di tempat-tempat wisata. Jangan sampai ada kesan mereka terfasilitasi untuk berkumpul.
Salah satu yang dijadikan dasar untuk memfasilitasi itu yakni jalan akses. Dengan adanya jalan akses maka peluang untuk berkumpul itu sangat besar.
"Kebijakan ini ditujukan bagi penutupan akses untuk orang berkumpul. Kedua, karena mereka tidak bisa akses ke tempat-tempat tertentu, maka diam di rumah lebih baik, akses na oge hararese (aksesnya juga sulit). Intinya, dipersulit untuk akses. Karena, klaster yang terjadi di kantor itu dimudahkan ke tempat orang berkumpul, seperti kafe, restoran dan lainnya," pungkasnya. (Okky Adiana)
Editor : Doni Ramdhani

