Perempuan Tangguh Penggerak Ekonomi Kota Bogor

Perempuan Tangguh Penggerak Ekonomi Kota Bogor
TEMU BISNIS: Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim menghadiri acara Temu Bisnis hasil kolaborasi Pemkot Bogor dengan IWAPI Kota Bogor.(INILAH/RIZKI MAULUDI)

INILAH, Bogor - Pertumbuhan ekonomi tidak hanya lahir dari kebijakan besar. Di baliknya, ada usaha-usaha kecil yang terus bergerak, termasuk para perempuan kepala keluarga yang bertahan sekaligus mengembangkan usaha untuk menopang kehidupan.

Ruang bagi mereka dibuka melalui Temu Bisnis untuk perempuan kepala keluarga dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Kota Bogor di Balai Kota Bogor, Selasa (6/10). Kegiatan tersebut digelar Pemkot Bogor bersama Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kota Bogor.

Melalui kegiatan itu, IWAPI berbagi strategi usaha sekaligus pendampingan bagi perempuan kepala keluarga dan pelaku UKM. Harapannya, pengalaman dan pengetahuan yang dibagikan dapat membantu pelaku usaha menghadapi tantangan dunia bisnis.

Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin mengatakan, pergerakan ekonomi Kota Bogor terus menunjukkan tren positif. Pertumbuhan ekonomi yang mencapai 5,15 persen pada 2024 meningkat menjadi 5,45 persen pada 2025 dan diproyeksikan kembali meningkat pada 2026.

“Di tahun 2024, pertumbuhan ekonomi kami di 5,15 persen, di 2025 meningkat menjadi 5,45 persen. Dan bahkan di 2026 trennya akan naik lagi,” ungkap Jenal.

Menurutnya, capaian tersebut tidak terlepas dari peran individu maupun kelompok UMKM. Karena itu, kolaborasi pemerintah dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk IWAPI, menjadi penting untuk menjaga siklus pertumbuhan ekonomi.

Pemkot Bogor, kata Jenal, siap membuka ruang kolaborasi dan memfasilitasi kebutuhan pelaku usaha, mulai dari aksesibilitas hingga penguatan sinergi.

“Pemkot Bogor terus berada di belakangnya. Aksesibilitas, kolaborasi, dan sinergitas untuk peningkatan ekonomi kami dengan tangan terbuka akan terus siap memfasilitasi dan membantu,” paparnya.

(rizki mauludi/gin)


Editor : Inilahkoran