Peringatan BMKG: Mayoritas Daerah di Jawa Barat Berstatus Awas Kekeringan

BMKG merilis peta potensi kekeringan meteorologis di Jawa Barat periode 21–31 Agustus 2026. Sebagian besar wilayah masuk status Awas.

Peringatan BMKG: Mayoritas Daerah di Jawa Barat Berstatus Awas Kekeringan
Peringatan BMKG: Mayoritas Daerah di Jawa Barat Berstatus Awas Kekeringan

INILAHKORAN.ID - ​Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Jawa Barat mengeluarkan peringatan dini terkait potensi kekeringan meteorologis yang diprediksi melanda berbagai daerah di Provinsi Jawa Barat untuk periode 21 hingga 31 Agustus 2026.

​Berdasarkan analisis peta potensi, sebagian besar daerah di Jawa Barat didominasi warna merah atau berada dalam status Awas, yang menandakan tingkat risiko kekeringan cukup tinggi.

​Rincian Tingkat Peringatan kekeringan di Jawa Barat

​Pihak BMKG membagi wilayah terdampak ke dalam tiga klasifikasi status peringatan, yaitu:

​Status Waspada (Kuning):

​Kabupaten Pangandaran

​Status Siaga (Oranye):

​Kabupaten Bogor

​Kabupaten Ciamis

​Status Awas (Merah):

​Kabupaten Bandung

​Kabupaten Bandung Barat

​Kabupaten Bekasi

​Kabupaten Cianjur

​Kabupaten Cirebon

​Kabupaten Garut

​Kabupaten Indramayu

​Kabupaten Karawang

​Kabupaten Kuningan

​Kabupaten Majalengka

​Kabupaten Purwakarta

​Kabupaten Subang

​Kabupaten Sukabumi

​Kabupaten Sumedang

​Kota Banjar

​Kota Bekasi

​Seiring bertambahnya daerah yang masuk dalam kategori Awas kekeringan meteorologis, BMKG mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah setempat untuk melakukan langkah mengantisipasi krisis air bersih, potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta dampak pada sektor pertanian.


Editor : Firda Rachmawati