Perkenalkan Logo Baru, PosIND Tegaskan sebagai Penyelenggara Logistik Pemerintah Terpercaya

PosIND Day bertajuk "Leading to Logistic Government" sukses digelar di Gedung Danareksa, Jakarta, Rabu 7 Februari 2024. Dalam kegiatan itu pun diperkenalkan logo baru Pos Indonesia dari burung merpati menjadi PosIND. 

Perkenalkan Logo Baru, PosIND Tegaskan sebagai Penyelenggara Logistik Pemerintah Terpercaya
Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi mengatakan, berdasarkan pemaparan perkembangan dan layanan logistik PosIND dia meyakini Pos Indonesia saat ini telah mampu menjangkau seluruh daerah di Indonesia termasuk daerah tertinggal. PosIND juga telah terhubung dengan berbagai negara di dunia. (istimewa)

INILAHKORAN, Bandung - PosIND Day bertajuk "Leading to Logistic Government" sukses digelar di Gedung Danareksa, Jakarta, Rabu 7 Februari 2024. Dalam kegiatan itu pun diperkenalkan logo baru Pos Indonesia dari burung merpati menjadi PosIND. 

Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi mengatakan, berdasarkan pemaparan perkembangan dan layanan logistik PosIND dia meyakini Pos Indonesia saat ini telah mampu menjangkau seluruh daerah di Indonesia termasuk daerah tertinggal. PosIND juga telah terhubung dengan berbagai negara di dunia. 

“PosIND juga hadir dengan layanan keuangan. Ini adalah bentuk dukungan terhadap inklusi keuangan, memfasilitasi pelaku usaha agar lebih berkembang. Kami harap PosIND menjadi BUMN logistik terpercaya,” kata Budi. 

Sedangkan, Direktur Utama PosIND Faizal R Djoemadi menjelaskan PosIND Day merupakan kegiatan bersama yang didukung Kementerian Kominfo. Pada PosIND Day kali ini juga bertepatan dengan hadirnya dua momen penting yakni peluncuran prangko seri Tahun Naga dan Penetapan PosIND sebagai penyelenggara pos dinas oleh Kominfo. 

“Pada kesempatan ini, kami menyampaikan terima kasih kepada bapak Menteri Kominfo dan jajaran yang secara resmi menetapkan PosIND sebagai penyelenggara pos dinas lainnya. Ini sebuah mandat, kepercayaan dan rekognisi dari pemerintah kepada PosIND,” kata Faizal. 

Menurutnya, PosIND akan menjalankan kepercayaan tersebut dengan sungguh-sungguh, menyelenggarakan layanan postal, kurir dan logistik di seluruh wilayah Indonesia, sampai ke wilayah yang terpencil sekalipun. Pos Indonesia berkomitmen menjadi partner logistik bagi kementerian, dinas, atau lembaga. 

Setidaknya, terdapat 12 jenis barang milik kementerian, dinas, atau lembaga yang oleh Permen tersebut diatur standar khusus termasuk aspek kerahasian negara yang dipersyaratkan hanya boleh diangkut oleh perusahan kurir atau logistik yang dinyatakan memenuhi syarat tertentu. 

“Pos Indonesia adalah satu satunya penyelenggara pos kurir logistik yang telah memenuhi persyaratan tersebut. Kami siap mendistribusikan 12 barang tersebut ke seluruh Indonesia dan 228 negara,” ujarnya. 

PosIND juga berkomitmen menyukseskan program pemerintah, melaksanakan mandat dari Kominfo untuk menyelenggarakan Layanan Pos Universal di 2.400 kecamatan di Indonesia. 

Keberadaan kantor cabang pembantu layanan Pos Universal yang mendapat bantuan operasi dari Pemerintah, terbukti  membantu masyarakat khususnya UMKM di kecamatan. Pelaku usaha terbantu dalam pendistribusian produk mereka. 

Sepanjang 2023 terdapat pertumbuhan transaksi dari wilayah rural ini yang cukup signifikan. Bahkan, Kantor Pos di kecamatan telah menjadi pusat kegiatan live streaming UMKM setempat.

Faizal menjelaskan, banyak hal telah dilakukan Pos Indonesia dalam mendukung penyediaan layanan kurir dan logistik bagi Pemerintah. Di antaranya distribusi vaksin selama pandemi Covid-19, distribusi bansos cadangan pangan pemerintah, pembangunan dan operasi layanan logistik di Ibu Kota Negara (IKN) dengan membangun Nusantara Logistic Hub, dan distribusi logistik pemilu.

Sedangkan, Direktur Pos Ditjen PPI Kementerian Kominfo Gunawan Hutagalung mengatakan tantangan industri logistik di Indonesia masih cukup besar. Diantaranya bagaimana menekan biaya logistik hingga 8%. 

Industri logistik Tanah Air juga naik 19-20 persen pada 2022 dan diperkirakan terus tumbuh pada 2023 lalu. Terkait penyelenggaraan pos dinas, Gunawan mengatakan, Pos Indonesia dari sisi infrastruktur dan operasional sudah memenuhi nilai minimum menjadi penyelenggaraan pos dinas. Maka PosIND jadi satu satunya penyelenggara logistik pemerintah. 

“Harapannya ini bagian dari kolaborasi untuk meningkatkan industri logistik Indonesia. Potensi kita ada Rp3.400 triliun dan di dalamnya adalah logistik pemerintah yang nilainya sekitar Rp200 triliun,” katanya.***


Editor : Doni Ramdhani