Persib Tersingkir, Bojan Hodak Kecewa Kinerja Wasit Majed Mohammed Al Shamrani

Bojan Hodak kritik kepemimpinan wasit Majed Mohammed Al Shamrani usai Persib disingkirkan Ratchaburi FC di babak 16 besar ACL 2.

Persib Tersingkir, Bojan Hodak Kecewa Kinerja Wasit Majed Mohammed Al Shamrani
Wasit Majed Mohammed Al Shamrani dikritisi Bojan Hodak saat pimpin laga Persib vs Ratchaburi FC di Stadion GBLA, Rabu 18 Februari 2026. (Inilahkoran/Adam Husein)

INILAHKORAN.ID- Pelatih Persib Bandung mengaku kecewa dengan kepemimpinan wasit Majed Mohammed Al Shamrani dalam laga melawan Ratchaburi FC di Stadion GBLA, Rabu 18 Februari 2026 malam WIB.

Bojan Hodak meyakini, Persib seharusnya bisa lolos ke babak 16 besar ACL 2 (AFC Champions League Two) andai tidak kalah jumlah pemain gara-gara Majed Mohammed Al Shamrani mengkartu merah Uilliam Barros di penghujung babak pertama.

“Kami bertahan dengan sepuluh pemain, tetapi tetap mampu mencetak gol. Bahkan kami sempat mencetak satu gol lagi yang dianulir dan menciptakan beberapa peluang lainnya. Saya percaya jika kami bermain dengan sebelas pemain, kami bisa lolos,” ujar Bojan Hodak usai pertandingan.

Dalam laga leg kedua babak 16 besar ACL 2 dimana Persib dalam situasi tertinggal 0-3, Bojan Hodak memainkan strategi menyerang total sejak babak pertama.

Persib sempat unggul cepat lewat aksi Berguinho namun wasit menganulir gol tersebut karena sang penyerang asal Brasil dianggap sudah berdiri dalam posisi offside.

Maung Bandung akhirnya benar-benar unggul melalui sepakan keras Andrew Jung pada menit ke-41. Asa bisa mencatatkan comeback pun kembali meninggi. Mereka tinggal butuh dua gol untuk menyeimbangkan situasi.

Namun, petaka tiba-tiba saja datang ketika laga babak pertama tinggal hitungan detik. Uilliam Barros yang berusaha mengejar bola melakukan tekel hingga membuat pemain Ratchaburi FC tersungkur. Tanpa ampun, dia dikartu merah wasit.

Bagi Hodak, hal tersebut merupakan sebuah keputusan yang sangat tidak adil. Apalagi dalam tayangan ulang, tekel Barros bukanlah sebuah pelanggaran brutal.

Di babak kedua, dengan hanya mengandalkan 10 pemain, Maung Bandung begitu kesulitan membongkar lini pertahanan Ratchaburi FC.

Persib pun dipastikan tersingkir dari ACL dua lantaran kalah agregat 1-3 atas Ratchaburi FC.

“Mengenai wasit, sayangnya saya tidak bisa banyak berbicara. Ada banyak hal yang ingin saya sampaikan, bukan hanya soal keputusan itu, tetapi banyak hal lainnya," lanjut Hodak.

Terakhir, Hodak memastikan Persib bakal melayangkan protes resmi terkait kepemimpinan wasit di pertandingan tersebut.

"Kami akan menyampaikannya secara resmi kepada federasi, dan saya yakin mereka akan merespons serta meninjaunya,” pungkasnya.***


Editor : Bsafaat