Persib vs The Cong-Viettel FC: Jaga Takhta
PERSIB Bandung hanya mengusung satu misi saat menjamu The Cong-Viettel FC di Stadion si Jalak Harupat, Rabu (14/10) malam WIB. Jaga takhta!
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
LIVE (Rabu, 14/10)
Pukul 19.15 WIB
Oleh: Muhammad Ginanjar
Di ruang konferensi pers kemarin sore, Marc Klok duduk tegak. Tatapan matanya menyiratkan sesuatu yang jauh lebih dalam dari sekadar kesiapan fisik. Ada tekad membara dan rasa tanggung jawab besar yang dipikulnya.
Menjelang laga penting Grup E AFC Champions League (ACL) Two 2026/2027 melawan wakil Vietnam, itu Klok mengungkapkan mimpi besarnya yang tak lagi main-main. Dia ingin Maung Bandung terus mendominasi dan bertahan di puncak klasemen.
Maung Bandung saat ini masih berada di posisi pertama dengan koleksi tiga poin dari satu pertandingan. Sementara itu, Melbourne Victory dan The Cong menguntit di posisi kedua dan ketiga setelah pada laga sebelumnya bermain imbang.
"Pertama-tama, saya ingin mengatakan bahwa target saya adalah memimpin dan mendominasi liga, mendominasi Asia, serta mendominasi semua lawan. Itulah cara kami memandang target yang ingin dicapai," ujarnya.
Bagi Klok, mimpi menaklukkan Asia bukanlah kesombongan melainkan ambisi yang harus diperjuangkan. "Karena tentu saja, kami ingin memenangkan segalanya," tambahnya.
Namun, di balik ambisi setinggi langit itu Klok paham betul batas stamina dan kerapuhan. Di tengah jadwal kompetisi yang kian mencekik, dia menyadari para pemain bukanlah mesin.
Ada kalanya keletihan fisik bertumpuk dengan tekanan mental. Klok dengan jujur mengakui sisi rentan tersebut.
“Pada titik tertentu, Anda tidak bisa terus-menerus menuntut peningkatan satu persen setiap dua atau tiga hari. Kita juga tidak pernah tahu kapan situasi akan mulai berjalan tidak sesuai rencana atau kapan tim akan menghadapi masa-masa sulit,” tuturnya.
Sebagai pemimpin, Klok tak hanya menuntut rekannya untuk berlari tanpa henti, tetapi juga mengajak mereka untuk saling merawat dan introspeksi diri.
“Apakah kondisi fisik dan mental kami cukup baik? Apakah kami cukup stabil, bugar, serta siap untuk bersaing di semua kompetisi tersebut?” bisiknya merenung, menyuarakan pertanyaan mendalam yang sering kali menghantui benak para atlet profesional di balik layar.
Meski menyadari ujian berat di depan mata, semangat Klok tak sedikit pun surut. Dia meyakini laga nanti akan ditentukan oleh sejauh mana timnya berkorban di lapangan.
“Satu-satunya jawaban yang bisa saya berikan adalah waktu yang akan menjawab. Waktu yang akan menunjukkan bagaimana hasil akhirnya,” pungkas Klok.
Di sisi lain, Pelatih Igor Tolic mengaku tidak memiliki banyak waktu untuk melakukan persiapan menghadapi laga ini.
“Kami memberikan waktu istirahat 24 jam lagi kepada para pemain untuk pemulihan, lalu kami akan melihat susunan pemain besok dan siapa yang akan bermain melawan tim asal Vietnam,” ujar Igor.
Pelatih asal Kroasia memastikan The Cong-Viettel FC merupakan tim yang bagus. Lalu ia melihat strukturnya sedikit berbeda dengan tim-tim lain.
“Saya pikir mereka memiliki pemain lokal yang sangat bagus dan pemain asing yang sangat bagus. Tapi pelatihnya juga tahu pekerjaannya, timnya sangat terstruktur, bagaimana mereka mencetak gol,” tuturnya.
Dengan alasan itu, ia yakin pertandingan nanti akan sangat menantang bagi timnya. Diharapkan para pemainnya bisa mengatasinya.
Igor mengaku sedikit lega lantaran beberapa pemain yang sebelumnya cedera, kini sudah berangsur pulih. Seperti halnya Sandy Walsh.
“Sandy siap bermain, jadi itu berita bagus, tetapi kami akan menentukan besok siapa yang akan memulai pertandingan (sebagai starter),” katanya.
Kondisi ini, lanjutnya, sama seperti Beckham Putra Nugraha. Menurutnya saat ini pemain bernomor punggung 7 itu sudah ikut berlatih bersama tim.
Sementara itu, Gelandang The Cong-Viettel FC Lucas Ribamar memastikan tidak mudah bagi timnya menghadapi Persib.
“Ini akan menjadi pertandingan yang sangat sulit. Kita semua tahu kualitas Persib sebagai klub besar,” ujar Lucas.
Meski demikian, gelandang asal Brasil ini mengaku timnya sudah melakukan persiapan dengan sangat baik dalam menghadapi laga kedua grup E ACL Two ini.
“Kami memiliki cukup waktu untuk bersiap dan kami akan memberikan kemampuan terbaik demi meraih hasil yang positif,” katanya.
Pemain berusia 29 tahun ini pun mengaku sudah mempelajari Persib meski tim berjulukan Maung Bandung ini baru pertama kali dihadapinya.
Dia berharap The Cong-Viettel FC bisa mengalahkan Persib Bandung dengan menampilkan permainan terbaiknya seperti yang sudah dipersiapkan selama ini.
“Saya rasa tim ingin tampil lebih baik lagi seperti yang saya katakan sebelumnya. Sebagaimana yang disampaikan Pelatih, kita sudah mempelajari skema mereka yang menggunakan formasi 3-4-3 dan bertahan dengan lima pemain. Kami sudah bersiap diri dan akan memberikan yang terbaik untuk meraih hasil manis,” tegasnya. (bsf)
5 LAGA TERAKHIR PERSIB
11/10/26: Persib 2-2 Dewa 08/10/26: Port FC 1-3 Persib 20/09/26: Persijap 1-2 Persib 16/09/26: Seoul 0-1 Persib 12/09/26: Persija 2-1 Persib
5 LAGA TERAKHIR VIETTEL 08/10/26: Viettel 1-3 Hong Linh 16/09/26: Viettel 1-1 M Victory 10/09/26: Viettel 0-1 Cong An Ha Noi 04/09/26: Truong Tuoi 0-2 Viettel 11/06/26: Phu Dong 4-1 Viettel
Editor : Inilahkoran
