Polisi Amankan Pelaku Tawuran di Katulampa Setelah Videonya Viral di Medsos
Polsek Bogor Timur berhasil mengamankan pemuda yang membawa Senjata Tajam (Sajam), setelah video dugaan tawuran di wilayah Katulampa beredar di Media Sosial (Medsos). Hasilnya tiga pemuda dan satu pelajar berhasil diamankan oleh Polsek Bogor Timur.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Polsek Bogor Timur berhasil mengamankan pemuda yang membawa Senjata Tajam (Sajam), setelah video dugaan tawuran di wilayah Katulampa beredar di media sosial (Medsos). Hasilnya tiga pemuda dan satu pelajar berhasil diamankan oleh Polsek Bogor Timur.
Humas Polresta Bogor Kota Ipda Eko Agus menuturkan, pada hari Senin tanggal 24 Maret 2025 sekira pukul 07.30 WIB, Kanit Reskrim Polsek Bogor Timur, Panit 3 dan Piket Reskrim Unit 2 mendapat informasi terkait dengan adanya aduan informasi video viral diduga peristiwa tawuran di Jalan Raya Katulampa depan Gerbang Perum Griya Katulampa, Kecamatan Bogor Timur.
"Selanjutnya anggota melakukan penyelidikan dilapangan sampai akhirnya anggota berhasil menggali informasi dan berhasil mengamankan beberapa orang pemuda yang diduga terlibat dan ada saat video tawuran tersebut," ungkap Eko Agus kepada INILAHKORAN pada Selasa 25 Maret 2025
Eko Agus memaparkan, satu pelajar berinisial NPM (17) yang merupakan pengendara motor berhasil diamankan, kemudian ada Muhammad Refal Setiadi (19) yang merupakan perekam video diamankan di kontrakan H. PUPU Kampung Parung Banteng RT 04/01, Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur.
"Ketiga Adi Mardiansyah (25) yang juga pengendara motor yang merupakan security, diamankan Kampung Parung Banteng RT 04/01, Kelurahan
Katulampa, Kecamatan Bogor Timur. Keempat Muhammad Arfiadi Firmansyah (24) pekerjaan security diamankan di Kampung Parung Banteng gang paraji, RT 02/01, Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur," paparnya.
Eko menjelaskan, lokasi tempat kejadian di jalan Raya Katulampa depan Gerbang Perum Griya Katulampa Kelurah Katulampa, Kecamatan Bogor Timur. Berdasarkan hasil interogasi didapati keterangan bahwa memang terjadi kesalahpahaman diantara kedua belah pihak antara pemuda Perum Griya Katulampa melawan Pemuda Parung Banteng.
"Disitu ada ajakan untuk duel satu lawan satu, kemudian dilayani oleh pihak lawan (pihak pemuda Parung Banteng) yang datang sambil memvideokan dengan handphone dan kemudian video tersebut tersebar," jelasnya.
"Kami telah mendatangi TKP, mendata para terduga pelaku dan mengamankan barang bukti yang ada kaitannya dengan kejadian tersebut," t
Editor : JakaPermana

