Tawuran Remaja di Rengasdengklok Karawang, Satu Orang Korban Dibacok
Tawuran dua kelompok remaja di Rengasdengklok, Karawang, menyebabkan satu orang mengalami luka bacok. Polisi masih melakukan pengembangan kasus.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID – tawuran dua kelompok remaja di Desa Kalangsari, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, memakan korban. Seorang remaja mengalami luka bacok akibat bentrokan yang melibatkan senjata tajam hingga harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Berdasarkan keterangan sejumlah saksi mata, tawuran tersebut melibatkan dua kelompok remaja yang menggunakan senjata tajam. Bentrokan dilaporkan terjadi dua kali sejak Sabtu dini hari hingga Minggu pagi.
Salah seorang saksi mata, Ujang, warga setempat, mengatakan seorang korban mengalami luka bacok di sejumlah bagian tubuh hingga terjatuh. Korban kemudian dievakuasi warga ke Rumah Sakit Hastien untuk mendapatkan penanganan darurat.
"Korban terkena luka bacokan di tubuhnya berkali-kali hingga roboh. Korban langsung dilarikan ke rumah sakit oleh masyarakat sekitar," kata Ujang, Senin (2/11/2026).
Menurut Ujang, warga di sekitar Gang Sawo, Desa Kalangligar, sempat dikejutkan oleh kedatangan puluhan remaja yang masuk ke jalan desa sambil membawa senjata tajam.
Tidak lama kemudian, kelompok remaja lainnya datang ke lokasi. Kedua kelompok tersebut kemudian terlibat bentrokan di dalam gang hingga meluas ke jalan raya.
"Mereka bentrok di dalam gang hingga keluar jalan besar. Aksi tawuran terjadi malam Minggu dini hari hingga Minggu pagi dan terjadi dua kali tawuran," katanya.
Ujang menuturkan, sejumlah warga sempat berusaha melerai bentrokan tersebut. Namun, upaya itu justru mendapat perlawanan. Warga bahkan sempat diserang dan dilempari batu oleh para remaja yang terlibat tawuran.
Karena khawatir menjadi korban, warga akhirnya memilih tidak terlibat lebih jauh dan hanya membantu korban yang mengalami luka-luka.
"Warga pengen cari aman saja tidak mau terlibat. Apalagi peserta tawuran membawa celurit, golok dan lainnya," ujarnya.
Setelah aparat kepolisian tiba di lokasi, para remaja yang terlibat tawuran langsung melarikan diri. Mereka meninggalkan seorang korban yang terkapar akibat terkena bacokan senjata tajam.
Warga kemudian membawa korban ke Rumah Sakit Hastien untuk mendapatkan penanganan medis.
"Korban dilarikan ke rumah sakit dengan luka bacokan yang masih menempel di tubuhnya. Semoga saja bisa segera ditangani tim medis," katanya.
Sementara itu, Humas Polres Karawang Ipda Muh. Asim mengatakan, berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan sejumlah saksi, peristiwa tersebut merupakan tawuran yang melibatkan dua kelompok remaja.
Terkait kondisi korban yang mengalami luka bacok, Asim menyebutkan bahwa korban masih menjalani perawatan di rumah sakit.
"Kami memastikan kasus ini merupakan tawuran dua kelompok remaja. Saat ini kami masih melakukan pengembangan," kata Asim.
Editor : Ahmad Sayuti

