Polisi Tangkap 6 Pemuda Bersenjata Tajam Hendak Tawuran di Depok
Enam pemuda bersenjata tajam ditangkap Dit Samapta Polda Metro Jaya lantaran kedapatan hendak tawuran di Cimanggis Depok
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID – Tim Patroli Unit IV Subdit Gasum Dit Samapta Polda Metro Jaya berhasil menangkap enam pemuda yang diduga hendak menggelar aksi tawuran antarkelompok.
Para pelaku diringkus di kawasan Jalan Radar Auri, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok, pada Rabu (15/7) dini hari.
Direktur Samapta (Dirsamapta) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Wahyu Dwi Ariwibowo menjelaskan, dalam operasi cipta kondisi tersebut petugas di lapangan juga menyita barang bukti berupa empat bilah senjata tajam (sajam) dari tangan para pelaku.
"Patroli ini dilaksanakan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya pada jam-jam rawan terjadinya gangguan kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat) seperti tawuran, balap liar, maupun kejahatan jalanan," kata Wahyu dalam keterangannya seperti dikutip dari Antara, Kamis (16/7).
Wahyu memaparkan, operasi kewilayahan tersebut dimulai sejak pukul 00.30 WIB dengan melibatkan 13 personel Unit IV Sie Turjawali Subdit Gasum. Memasuki pukul 02.47 WIB, tim patroli menerima laporan dari masyarakat terkait adanya sekelompok pemuda yang mencurigakan di sekitar Jalan Radar Auri.
Mendapat informasi tersebut, personel di lapangan langsung bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan pengecekan, penindakan, dan penyisiran di area sekitar.
"Dari hasil penyisiran, petugas berhasil mengamankan enam pemuda beserta empat bilah senjata tajam yang diduga kuat akan digunakan untuk aksi tawuran tersebut," tutur Wahyu.
Guna menjalani proses penyelidikan dan pengembangan hukum lebih lanjut, keenam pemuda beserta seluruh barang bukti sajam langsung diserahkan ke Kepolisian Sektor (Polsek) Cimanggis.
Wahyu mengimbau kepada masyarakat, khususnya para orang tua, untuk memperketat pengawasan terhadap anak-anak mereka. Pengawasan ketat terutama diperlukan pada malam hingga dini hari agar anak-anak tidak terjerumus dalam aksi jalanan yang membahayakan nyawa.
Ia juga meminta masyarakat untuk proaktif memanfaatkan layanan kepolisian Call Center 110 jika melihat atau mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas di lingkungan tempat tinggal mereka.
Editor : Ahmad Sayuti

