Polrestabes Bandung Siapkan 2.000 Personel Amankan Laga Persib vs Persebaya, Suporter Bonek Dilarang Hadir

Polrestabes Bandung memastikan pengamanan ekstra dalam laga antara Persib Bandung melawan Persebaya Surabaya yang akan digelar akhir pekan ini di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Sebanyak lebih dari 2.000 personel gabungan disiapkan untuk menjaga jalannya pertandingan agar tetap kondusif.

Polrestabes Bandung Siapkan 2.000 Personel Amankan Laga Persib vs Persebaya, Suporter Bonek Dilarang Hadir

INILAHKORAN, Bandung – Polrestabes Bandung memastikan pengamanan ekstra dalam laga antara Persib Bandung melawan Persebaya Surabaya yang akan digelar akhir pekan ini di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Sebanyak lebih dari 2.000 personel gabungan disiapkan untuk menjaga jalannya pertandingan agar tetap kondusif.

Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polrestabes Bandung, AKBP Asep Saepudin, mengatakan pihaknya telah melakukan rapat koordinasi bersama seluruh stakeholder, termasuk perwakilan manajemen Persebaya. Salah satu poin penting yang disepakati adalah larangan kehadiran suporter Persebaya, Bonek, di Kota Bandung.

“Manajemen Persebaya bersepakat bahwa Bonek tidak boleh hadir ke Kota Bandung. Walaupun nanti ada yang datang, kita akan lakukan penyekatan di beberapa titik, termasuk terminal, stasiun, dan tempat-tempat lainnya,” ujar Asep, Rabu (10/9/2025).

Ia menjelaskan, sistem pengamanan akan dibagi dalam beberapa lapisan, mulai dari ring 4 hingga ring 1 di area stadion. Hal ini dilakukan untuk memastikan pertandingan berjalan sesuai prosedur pengamanan sepak bola yang telah ditetapkan.

“Bonek tidak diperbolehkan masuk ke wilayah GBLA. Kalau ada yang tetap datang, akan kita kembalikan secara persuasi. Bahkan manajemen Persebaya juga sudah melarang baik kelompok maupun individu datang ke Bandung,” tegasnya.

Asep menambahkan, penyekatan akan mulai dilakukan sejak sehari sebelum pertandingan. Aparat akan bersiaga di stasiun, terminal, hingga jalur-jalur yang berpotensi menjadi akses masuk suporter tim tamu.

“Kami antisipasi juga kendaraan truk atau angkutan yang kerap ditumpangi suporter tanpa tujuan jelas. Jadi mulai besok pengamanan sudah berjalan,” ujarnya.

Terkait kekhawatiran munculnya gesekan antarsuporter, Asep memastikan pihak kepolisian bersama pemerintah daerah telah menyiapkan langkah pencegahan. Warga Kota Bandung juga diimbau untuk ikut menjaga situasi tetap aman.

“Insya Allah tidak ada kekhawatiran. Kita sudah sepakat dengan Wali Kota, Kapolrestabes, dan Kapolda Jawa Barat untuk menjaga kondusifitas. Bahkan di tingkat RT dan RW juga ada gerakan warga menjaga warga, menolak segala bentuk anarkis,” jelasnya.

Asep pun mengajak seluruh masyarakat dan bobotoh untuk menjaga ketertiban. “Mari kita buktikan Kota Bandung bisa menyelenggarakan pertandingan ini dengan aman, kondusif, dan penuh kebersamaan,” tutupnya.


Editor : Ahmad Sayuti