Portugal Tersingkir, Roberto Martinez Pilih Mundur dari Kursi Pelatih
Kekalahan dari Spanyol di babak 16 besar Piala Dunia 2026 membuat Roberto Martinez mengakhiri masa baktinya sebagai pelatih timnas Portugal.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Kekalahan dari Spanyol di babak 16 besar Piala Dunia 2026 menjadi akhir perjalanan Roberto Martinez bersama Tim nasional sepak bola Portugal.
pelatih asal Spanyol itu memutuskan mengundurkan diri setelah gagal mewujudkan target membawa Portugal menjadi juara dunia.
Keputusan tersebut diumumkan tak lama setelah Portugal menyerah 0-1 dari Tim nasional sepak bola Spanyol di Stadion Dallas, Amerika Serikat, Selasa dini hari WIB.
"Ini adalah akhir dari sebuah siklus. Penting bagi tim untuk memiliki suara baru dan pemimpin baru," ujar Martinez seperti dikutip dari TNT Sports.
Pengalaman Berharga dalam Karier Martinez
Martinez mengaku akan selalu mengenang masa baktinya bersama Portugal. Menurut dia, selama tiga setengah tahun menangani Selecao, pengalaman tersebut menjadi salah satu yang paling berharga dalam kariernya.
"Saya akan membawa semua kenangan ini bersama saya. Saya berharap Portugal juga memiliki kenangan indah selama tiga setengah tahun saya menjadi pelatih. Ini adalah pengalaman terbaik dalam hidup saya," katanya.
Pelatih berusia 53 tahun itu menegaskan keputusan mundur bukanlah sesuatu yang telah dipersiapkan sebelum Piala Dunia dimulai. Dia datang ke Amerika Serikat dengan satu misi, membawa Portugal mengangkat trofi juara dunia.
"Keputusan ini belum ditentukan sebelumnya. Saya datang dengan tujuan memenangkan Piala Dunia, dan karena saya tidak berhasil melakukannya, tidak masuk akal bagi saya untuk terus lanjut (melatih Portugal)," ujarnya.
Perjalanan Portugal di Piala Dunia 2026 berakhir dengan cara yang menyakitkan. Setelah tampil disiplin sepanjang laga, mereka harus kebobolan pada menit ke-90+1 melalui gol Mikel Merino yang memastikan kemenangan 1-0 untuk Spanyol sekaligus mengantar La Roja ke perempat final.
Martinez mulai menangani Portugal pada Januari 2023, menggantikan Fernando Santos setelah sebelumnya melatih Belgia.
3,5 Tahun Bersama Portugal
Selama tiga setengah tahun, dia membawa Portugal mencapai perempat final Piala Eropa 2024, menjuarai UEFA Nations League 2025 usai mengalahkan Spanyol lewat adu penalti, serta membawa Selecao lolos hingga babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Di Piala Dunia 2026, Portugal mengakhiri fase grup sebagai runner-up setelah bermain imbang melawan Republik Demokratik Kongo dan Kolombia serta menang telak 5-0 atas Uzbekistan.
Pada babak 32 besar, mereka menyingkirkan Kroasia lewat gol penentu di menit-menit akhir sebelum langkahnya dihentikan Spanyol.
Kekalahan tersebut juga menandai berakhirnya kiprah Cristiano Ronaldo di ajang Piala Dunia. Penyerang berusia 41 tahun itu sebelumnya telah memastikan edisi 2026 menjadi penampilan terakhirnya di panggung sepak bola terbesar dunia.
Setelah era Martinez berakhir, Portugal akan mulai menyusun kekuatan baru, sekaligus mempersiapkan diri sebagai salah satu tuan rumah Piala Dunia 2030 bersama Spanyol dan Maroko. ***
Editor : Gin gin T Ginulur
