Program Mengaji Bidik SMA

Program Mengaji Bidik SMA
SERANG MENGAJI: Wali Kota Serang Budi Rustandi menargetkan perluasan jangkauan program pembinaan Al Quran Serang Mengaji ke jenjang SMA/SMK.(ANTARA/DESI PURNAMA SARI)

INILAH, Serang - Kemampuan membaca Al Quran menjadi perhatian Pemerintah Kota Serang, Banten. Setelah pembinaan di tingkat sekolah menengah pertama (SMP) menunjukkan capaian positif, program Serang Mengaji kini disiapkan untuk menjangkau pelajar sekolah menengah atas dan kejuruan (SMA/SMK).

Wali Kota Serang Budi Rustandi mengatakan, perluasan program tersebut menjadi langkah lanjutan setelah pemerintah daerah memetakan kemampuan dasar membaca Al Quran di kalangan pelajar SMP. Hasil pemetaan itu memungkinkan siswa yang belum lancar mengaji teridentifikasi dan mendapat pembinaan secara khusus.

"Tanpa adanya program dan Satgas Serang Mengaji, kita tidak bisa mendeteksi anak-anak kita ini bisa ngaji atau tidak. Sekarang yang belum bisa langsung terdata dan kita berikan pembinaan khusus," kata Budi, seperti dikutip dari ANTARA, Kamis (15/10).

Rencana perluasan ke jenjang pendidikan menengah atas itu juga menindaklanjuti arahan Gubernur Banten Andra Soni. Pemkot Serang menyatakan siap berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Banten untuk menjalankan program tersebut.

Hingga kini, capaian Serang Mengaji di tingkat SMP disebut telah mencapai 92,6 persen. Salah satu perkembangan terlihat di SMPN 5 Kota Serang. Dari 540 siswa, jumlah anak yang semula belum bisa mengaji sebanyak 36 orang kini tersisa delapan siswa.

Capaian tersebut menjadi salah satu gambaran perkembangan pembinaan yang dilakukan melalui program Serang Mengaji. Namun, pemerintah daerah masih memiliki pekerjaan untuk memastikan siswa yang belum mampu membaca Al Quran mendapat pendampingan hingga mencapai kemampuan yang diharapkan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Serang Zeka Bachdi menyebut, siswa kelas IX SMP yang sudah melek Al Quran tercatat mencapai 90,22 persen atau 7.451 dari total 8.259 siswa.

"Dengan sisa waktu menuju penutupan tahun 2026, Satgas Serang Mengaji terus mendampingi 808 siswa tersisa guna mengejar target akhir mendekati 99,99 persen," kata Zeka.

Selain kemampuan membaca Al Quran, Budi menekankan pentingnya penanaman akhlak dan adab di lingkungan sekolah. Ia meminta kegiatan keagamaan menjadi bagian dari rutinitas sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai. (gin)


Editor : Inilahkoran