Proyek Interchange atau Simpang Susun Tol Cipularang Dibangun Akhir Tahun ini, Ini Lokasinya
Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bandung Barat (KBB) memastikan proyek pembangunan interchange atau simpang susun Tol Cipularang di Warungdomba, Kecamatan Cikalongwetan, Bandung Barat (KBB) terealisasi tahun ini.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bandung Barat (KBB) memastikan proyek pembangunan interchange atau Simpang Susun Tol Cipularang di Warungdomba, Kecamatan Cikalongwetan, Bandung Barat (KBB) terealisasi tahun ini.
Rencananya, proyek pembangunan Interchange atau simpang susun Tol Cipularang ini bakal dilaksanakan di sekitar KM 106 sampai 107 Cipularang.
Penjabat (Pj) Arsan Latif mengatakan, pihaknya sudah melaksanakan rapat percepatan pembangunan Interchange atau simpang susun Tol Cipularang. Hasilnya, pembangunan bakal dimulai tahun ini.
"Insyaallah pembangunan Interchange atau simpang susun Tol Cipularang dilakukan akhir tahun 2023 menunggu kelengkapan dokumen perizinan," katanya kepada wartawan.
Arsan menyebut, simpang susun itu dibangun sebagai akses masuk dan keluar Gerbang Tol (GT) Cikalongwetan.
"Ini sudah ada persetujuan dari Kementerian PUPR dan akan kita segera lakukan percepatan pembangunan," sebutnya.
"Jadi sekarang kita sedang persiapkan dokumen-dokumen pendukungnya," sambungnya.
Tak hanya itu, Arsan juga memastikan dokumen perizinan pembangunan gebang tol baru ini sudah dinyatakan lengkap.
Dengan demikian, tidak ada lagi alasan untuk tidak mempercepat pembangunan.
"Untuk dokumen (perizinannya) sudah selesai dan sudah lengkap. Makanya kita bawa semua stakeholder yang terkait untuk mempercepat pembangunannya," ujarnya.
Arsan menilail, adanya pembangunan gerbang tol baru di kawasan Cikalongwetan ini bakal berdampak pada peningkatan perputaran roda ekonomi masyarakat lokal.
Sebab, kemudahan akses untuk menjangkau segala potensi di kawasan Bandung Barat diharap bisa memiliki dampak positif untuk masyarakat.
"Kita mencoba mempercepat karena pembangunan (gerbang tol) dampaknya ke perekonomian kita (KBB) bagus banget," pungkasnya. *** (agus satia negara)
Editor : JakaPermana
