PSIS vs Borneo FC 2-5, Pesut Etam Bangkit Setelah Dua Imbang di Kandang, Terima Kasih Peralta
Pesut Etam akhirnya bangkit. Mereka memetik kemenangan dalam laga PSIS vs Borneo FC 2-5 di Semarang.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Semarang – Pesut Etam akhirnya bangkit. Mereka memetik kemenangan dalam laga PSIS vs Borneo FC 2-5 di Semarang.
Pertandingan PSIS vs Borneo FC menjadi penting bagi Pesut Etam. Mereka ingin memperbaiki kesalahan setelah gagal memenangkan dua laga kandang.
Sebelum pertandingan PSIS vs Borneo FC, Pesut Etam ditahan imbang Persib Bandung 2-2 dan PSM Makassar 1-1.
Pesut Etam seperti ingin menunjukkan kebangkitan setelah bermain imbang di dua laga kandang terakhir. Mereka ingin memperbaiki posisi di klasemen sementara.
Tapi, PSIS Semarang juga memberi perlawanan. Mereka bahkan lebih menekan di awal pertandingan.
PSIS Semarang sempat mengancam pertahanan Borneo FC. Ancaman datang dari striker PSIS Semarang, Abdallah Sudi. Sayangnya, tendangannya masih melebar dari gawang Nadeo Argawinata.
Sebaliknya, Borneo FC justru mampu mencetak gol pada serangan-serangan awalnya. Gol itu lahir saat pertandingan jalan delapan menit.
Menerima umpan Fajar Fathurrahman, Mariano Peralta melepaskan tembakan ke arah gawang Adi Satryo. Bola sempat membentur pemain lawan sehingga memperdaya kiper PSIS Semarang.
Sejak itu, Berguinho dan kawan-kawan mendominasi penguasaan bola dalam duel PSIS vs Borneo FC. Mereka terus melancarkan tekanan ke pertahanan PSIS Semarang.
Sepuluh menit berselang, giliran Berguinho yang mencetak gol. Kali ini, dia menjebol gawang PSIS Semarang menyelesaikan umpan Mariano Peralta.
Mariano Peralta betul-betul jadi bintang dalam pertandingan ini. Dia tak hanya mampu mencetak gol, tapi juga bisa membaca pertananan lawan.
Gol ketiga Borneo FC juga lahir dari aksinya. Mariano Peralta yang mengirim umpan di menit ke-39 sehingga Ronaldo berhasil menjebol gawang Adi Satriyo.
Semenit memasuki waktu tambahan babak pertama, Yusuf Habibi tak menyia-nyiakan kesempatan yang dimiliki. Dia lagi-lagi menjebol gawang tuan rumah dari titik penalti.
Memasuki babak kedua, Borneo FC masih terus mendominasi penguasaan bola. Mereka menggalang lini gelandang dengan cemerlang.
Tapi, Pesut Etam justru kecolongan di menit ke-55. Sandy Ferizal menjebol gawang Nadeo Argawinata setelah memanfaatkan umpan Tri Setiawan.
Di menit ke-64, Borneo FC memasukkan bintangnya, Matehus Pato menggantikan Jusuf Habibi. Pergantian ini dimaksudkan untuk mempertajam lini depan.
Sialnya, mereka justru kembali kebobolan hanya dua menit setelah itu. Gawang Nadeo Argawinata kembali dibongkar PSIS Semarang melalui Joao Ferrari.
Menjelang pertandingan berakhir, Mariano Peralta kembali menjadi pahlawan Borneo FC. Dia mencetak gol kelima Pesut Etam pada menit ke-90.
Hasil ini membuat Borneo FC naik ke peringkat keenam di klasemen sementara. Borneo FC menggeser PSM Makassar satu tingkat ke bawah.
Mereka kini mengoleksi 46 poin dari 30 laga yang sudah dimainkan. Tapi posisi itu asih rawan karena PSM memiliki sisa satu pertandingan lebih banyak. (*)
Editor : Zulfirman
