PSSI Pererat Hubungan Timnas dan Liga, Kluivert Pantau Pemain hingga ke Maluku untuk Perkuat Skuad Garuda

PSSI terus berupaya membangun sinergi antara Timnas Indonesia dan Liga 1 demi meningkatkan performa Skuad Garuda. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah memfasilitasi pertemuan antara tim pelatih Timnas Indonesia di bawah komando Patrick Kluivert dengan operator Liga Indonesia.

PSSI Pererat Hubungan Timnas dan Liga, Kluivert Pantau Pemain hingga ke Maluku untuk Perkuat Skuad Garuda
PSSI Pererat Hubungan Timnas dan Liga, Kluivert Pantau Pemain hingga ke Maluku untuk Perkuat Skuad Garuda

INILAHKORAN, Bandung – PSSI terus berupaya membangun sinergi antara Timnas Indonesia dan Liga 1 demi meningkatkan performa Skuad Garuda.

Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah memfasilitasi pertemuan antara tim pelatih Timnas Indonesia di bawah komando Patrick Kluivert dengan operator Liga Indonesia.

Upaya ini dilakukan agar proses pemantauan dan pemilihan pemain timnas lebih terstruktur dan berbasis pada performa terkini di kompetisi domestik.

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan bahwa komunikasi antara pelatih timnas dan pelatih klub sangat penting demi menciptakan ekosistem sepak bola yang lebih baik di Indonesia.

“Semua itu pilihan pelatih. Kami memberi kesempatan selebar-lebarnya juga kepada Liga Indonesia. Karena itu Patrick (Kluivert), Denny (Landzaat), Alex (Pastoor), Gerald (Vanenburg), memantau banyak pertandingan di liga, bahkan sampai ke Maluku,” ujar Erick dikutip dari ANTARA.

Lebih lanjut, Erick berharap kedekatan antara Badan Tim Nasional (BTN) dengan operator liga serta sinergi antara tim medis timnas dan dokter klub semakin erat. Menurutnya, kolaborasi ini menjadi krusial mengingat terbatasnya waktu yang dimiliki timnas untuk berlatih bersama.

Salah satu tantangan terbesar bagi timnas adalah keterbatasan waktu latihan bersama akibat jeda FIFA Match Day yang hanya berlangsung 10 hari. Hal ini membuat kebugaran dan kesiapan pemain di klub menjadi faktor yang sangat menentukan.

“Mungkin baru di 2026-2027 Kalau tidak salah di bulan Oktober-November, FIFA match day-nya 16 hari, Itu digabung 20 hari. Nah itu, dinamika ini ya memang konsekuensinya. Ya memang yang selalu disampaikan oleh Pelatih Patrick (bahwa para pemain) harus siap secara kebugarannya, punya kesiapan untuk pertandingan,” tambah Erick.

Dengan sisa empat pertandingan di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, persiapan timnas menjadi semakin krusial. Laga terdekat yang akan dijalani Tim Garuda adalah menghadapi Australia pada 20 Maret 2024.

Untuk memperkuat timnas, PSSI juga tengah mengupayakan proses naturalisasi tiga pemain keturunan. Mereka adalah kiper Sampdoria Emil Audero, gelandang FC Groningen Joey Pelupessy, dan bek Dean James yang bermain di Liga Inggris.

Kehadiran ketiga pemain ini diharapkan dapat menambah kedalaman skuad Timnas Indonesia.

Langkah PSSI dalam mempererat hubungan dengan klub-klub Liga 1 dan menambah kekuatan melalui pemain naturalisasi menunjukkan keseriusan dalam meningkatkan kualitas timnas.

Dengan semakin eratnya sinergi ini, harapan agar Timnas Indonesia mampu bersaing di level tertinggi semakin terbuka.***


Editor : Yosep Saepul Ramadan