Miris, Lima Tahun Murid SDN Kalimeang III Kabupaten Cirebon Belajar di Teras Sekolah

Sudah lima tahun murid SDN Kalimeang III Kabuapten CIrebon belajar berdesakan hingga belahar di teras lantaran bangunan sekolah rusak

Miris, Lima Tahun Murid SDN Kalimeang III Kabupaten Cirebon Belajar di Teras Sekolah
Para murid SDN Kalimeang III terpaksa belahar di teras lantaran bangunan ruang kelas yang tersisa cuma 3 unit.,

 

INILAHKORAN, Cirebon - Kondisi SDN Kalimeang III Desa Kalimeang Kecamatan Karangsembung Kabupaten Cirebon, betul-betul memprihatinkan. Dari tujuh lokal bangunan, yang tersisa hanya empat lokal ruang kelas saja yang masih berdiri.

 Sementara tiga lokal ruang kelas sudah rata dengan tanah. Alhasil, siswa memakai ruang belajar dengan berdesak desakan, sisanya belajar diteras sekolah.

"Sudah hampir lima tahun ini Pemkab Cirebon khususnya Dinas pendidikan, seolah tutup mata. Hampir tiap tahun mengajukan bangunan baru dan rehab, tapi Disdik tidak mau merespon," kata Pengamat sosial dan Pendidikan Kabupaten Cirebon, Siswanto Hartoyo, Kamis  28 Juli 2022.

Baca Juga: Heriyanto Yakin Internal Demokrat Kabupaten Cirebon Tetap Solid

Siswanto menjelaskan, persoalan tersebut adalah persoalan serius dan harus disikapi oleh Bupati Cirebon Imron. Seharusnya, waktu lima tahun adalah limit waktu yang cukup lama, yang harusnya bisa di evaluasi Disdik Kabupaten Cirebon. Namun pada kenyataannya, Disdik tidak merespon sama sekali.

"Ini bukan respon lambat lagi, tapi lebih kepada tidak ada respon dari Disdik Kabupaten Cirebon. Sarpras harusnya cepat bergerak ketika ada usulan sekolah rusak. Yang lain cepat, kenapa untuk desa kalimeang tidak direspon," ungkapnya.

Siswanto mengaku, dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan audensi baik dengan bupati maupun Kadisdik. Pihaknya ingin mempertanyakan, kenapa ajuan perbaikan SDN Kalimeang III, tidak pernah di setujui. Sedangkan untuk pengajuan kembali, menurutnya pihak sekolah sudah mengaku kapok.

Baca Juga: Disdik Kabupaten Bandung Segera Perbaiki Atap Bangunan Ruang Kelas SDN Rancanilem Yang Ambruk

"Saya sudah tanya kenapa tidak mengajukan perbaikan dan ruang kelas baru, mereka mengaku kapok. Wajar, karena selama lima tahun pengajuan mereka tidak pernah di acc," ungkapnya.

Sementara itu, Kabid SD Disdik Kabupaten Cirebon, Heri Purnama mengaku kaget dengan persoalan tersebut. Dirinya malah tidak habis fikir, kenapa rusaknya SDN Kalimeang III sampai tidak terdeteksi Disdik. Saat ditanya kebagian Sarpras aku Heri, malah yang muncul ajuan pembangunan WC.

"Saya malah tidak tahu Sdn kalimeang III rusak parah. Nanti saya akan meninjau kelokasi, supaya saya tahu pasti seberapa parah kerusakannya," tukasnya.

Baca Juga: Untung Ruangan dalam Kondisi Kosong, Satu Ruang Kelas di SDN 2 Cangkoak Cirebon Ambruk

Sementara itu, Kepala Sekolah SDN Kalimeang III, Wanto belum bisa memberikan keterangan detail. Alasannya, dirinya baru menjabat kepala sekolah selama satu tahun. (maman suharman)


Editor : inilahkoran