Disdik Kabupaten Bandung Segera Perbaiki Atap Bangunan Ruang Kelas SDN Rancanilem Yang Ambruk

Disdik Kabupaten Bandung berjanji akan menangani dan memperbaiki atap bangunan 2 ruang kelas dan gudang SDN Rancanilem yang viral di medsos

Disdik Kabupaten Bandung Segera Perbaiki Atap Bangunan Ruang Kelas SDN Rancanilem Yang Ambruk
Atap bangunan dan gudang SDN Rancanilem ambruk, Disdik Kabupaten Bandung segera perbaiki.

INILAHKORAN, Bandung - Viral di media sosial potongan video pendek dan beberapa frame poto rubuhnya dua ruang kelas dan satu gudang di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Rancanilem di RT 3 RW 11 Desa Bojongloa Kecamatan Rancaekek Kabupaten Bandung, pada Minggu 29 Mei 2022 lalu.

Akun Istagram Komunitas  Pasukan Susur Sungai (Passer) Rancaekek mengunggah potongan video dan beberapa poto ambruknya atap bangunan SDN Rancanilem. Dalam keterangannya, dituliskan "detik-detik ambruknya dua ruang kelas di SDN Rancanilem di Desa Bojongloa Kecamatan Rancaekek. Kronologisnya, karena telah termakan usia bangunan yang berusia kurang lebih 40tahun sehingga mengakibatkan 2 lokal ambruk". "Komunitas Passer bergerak cepat untuk membantu membersihkan materila genteng dan juga kayu dibantu dengan,"

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung, Ruli Hadiana mengaku telah mendapatkan laporan mengenai rubuhnya atap di SDN Rancanileum itu. Kata dia, untuk penanganannya, akan segera berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Tujuannya, agar bisa segera ditangani dan dibangun kembali dengan menggunakan anggaran biaya tidak terduga (BTT).

Baca Juga: Resmi Menjadi Sponsor Ducati Gresini Team, MS Glow For MEN Ajak Komunitas Motor Bandung Nobar MotoGP

"Kalau anggaran dari APBD murni itu lama menunggunya. Padahal kalau melihat kondisi lapangan butuh penanganan segera," kata Ruli di Soreang, Senin 30 Mei 2022.

Dikatakan Ruli, mengenai Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di sekolah tersebut, ia telah meminta pihak sekolah untuk segera mengambil langkah yang harus dilakukan. Meski demikian, pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung pun tidak akan berpangku tangan saja, tapi turut melakukan intervensi, untuk memastikan KBM siswa di sekolah tersebut tidak terganggu terlalu lama.

"Untuk membantu operasionalnya, kami akan mencoba menggeser anggaran yang ada," ujarnya.

Baca Juga: Tekan Kebocoran PAD, Dishub Kota Bandung Optimalisasi Mesin Parkir Elektronik

Ruli mengakui jika sekolah tersebut sudah puluhan tahun belum pernah direhabilitasi. Untungnya, kejadian tersebut tidak menyebabkan korban jiwa. Karena memang saat kejadian hari Minggu.

"Untungnya tidak ada korban jiwa, nah kedepan saya minta pak Kabid meng inventarisir dan evaluasi semua sekolah dan tahun pembuatannya. Bukan hanya SDN saja tapi SMPN juga saya minta diinventarisir,"katanya.

Kemudian, lanjut Ruli, Kepala Bidang juga diminta untuk melakukan verifikasi pengajuan proposal rehab ruang kelas. Dari hasil verifikasi itu, akan dilihat situasi dan kondisi lapangan, kemudian akan diutamakan yang harus disegerakan untuk diperbaiki.

Baca Juga: Dedi Mulyadi Pulangkan Pengemis Pura-pura Berkaki Buntung ke Kabupaten Bandung

"Semua pihak termasuk para tokoh masyarakat kalau ada informasi dilapangan jangan sungkan melaporkannya kepada kami. Agar bisa segera kami tindaklanjuti. Sehingga kedepannya tidak terjadi lagi kejadian seperti ini,"ujarnya.

Ruli juga meminta kepada para kepala sekolah dan para pendidik lainnya, agar segera memberikan laporan kepada Dinas Pendidikan jika ada hal yang harus segera dilakukan perbaikan. Seperti diketahui, jumlah SDN di Kabupaten Bandung sebanyak 1400 sekolah, sedangkan jumlah SMPN sebanyak 77 sekolah.(rd dani r nugraha).


Editor : inilahkoran