Rektor Unpad Sambut Baik Gagasan Pemprov Jabar Buka Ruang Dialog Bersama Mahasiswa Besok

Rektor Universitas Padjadjaran (Unpad) Prof. dr. Arief Sjamsulaksan Kartasasmita menyambut baik gagasan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, yang membuka ruang dialog bersama mahasiswa Rabu besok 3 September 2025 di Gedung Sate, Kota Bandung.

Rektor Unpad Sambut Baik Gagasan Pemprov Jabar Buka Ruang Dialog Bersama Mahasiswa Besok
Rektor Universitas Padjadjaran (Unpad) Prof. dr. Arief Sjamsulaksan Kartasasmita menyambut baik gagasan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, yang membuka ruang dialog bersama mahasiswa Rabu besok 3 September 2025 di Gedung Sate, Kota Bandung.

INILAHKORAN, Bandung - Rektor Universitas Padjadjaran (Unpad) Prof. dr. Arief Sjamsulaksan Kartasasmita menyambut baik gagasan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, yang membuka ruang dialog bersama mahasiswa Rabu besok 3 September 2025 di Gedung Sate, Kota Bandung.

Arief mengatakan, ruang dialog ini diharapkan dapat dimaksimalkan secara baik oleh para mahasiswa dan rektornya dalam menyampaikan aspirasi, terkait dinamika terkini.

"Saya pikir ini ajakan sangat positif dan simpatik dari Pak Gubernur, membuka ruang dialog antara pemerintah dan menjanjikan kehadiran DPRD dengan elemen pendidikan tinggi dengan mahasiswa, khususnya para rektor. Jadi mudah-mudahan kami bisa memanfaatkan kesempatan ini. Adik-adik yang memiliki aspirasi apapun, silakan sampaikan besok," ujar Arief di Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa 2 September 2025.

Ruang dialog ini kata dia, turut diharapkan menjadi titik balik dalam penyampaian aspirasi secara baik, ketimbang sebelumnya melalui demonstrasi yang berujung anarkis.

"Mudah-mudahan ini membuka ruang komunikasi ini akan menjadi satu titik balik yang sangat baik untuk kita melakukan suatu penyampaian aspirasi yang lebih konstruktif, lebih bersih dan lebih aman," harapnya.

Unpad sendiri kata Arief, selalu menekankan dialog secara berkala dalam menampung aspirasi mahasiswa, guna menghasilkan tujuan yang baik.

"Ya intinya dialog. Jadi kami melakukan dialog secara terus menerus dengan mahasiswa, menyampaikan bahwa aspirasi itu memang hak mereka. Tapi tentu dengan cara yang baik dan tepat," kata dia.

Selain itu, dia juga menekankan dan mengharapkan tidak ada satu pun mahasiswa yang terlibat dalam demonstrasi anarkis yang terjadi di depan Kantor DPRD Jabar beberapa hari terakhir.

"Jadi kami meminta mereka menyampaikan aspirasi secara baik, teratur sesuai aturan yang ada dan mudah-mudahan mahasiswa kami tidak ikut terlibat dalam hal-hal yang sifatnya anarkis," pungkasnya.***


Editor : JakaPermana