Rencana Deklarasi Akbar Paslon Sahrul Gunawan-Gun Gun Gunawan di Dome Bale Rame Tiba-tiba Dilarang, Diduga Dijegal Pihak Keamanan
Deklarasi akbar Koalisi Rakyat Alus Pisan dari pasangan calon (paslon) Sahrul Gunawan-Gun Gun Gunawan pada Kamis 29 Agustus di Dome Bale Rame Soreang, dipastikan batal. Larangan atau "penjegalan" yang tiba-tiba dilakukan oleh pihak keamanan gedung menjadi penyebabnya.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN,Soreang - deklarasi akbar Koalisi Rakyat Alus Pisan dari pasangan calon (paslon) Sahrul Gunawan-Gun gun Gunawan pada Kamis 29 Agustus di Dome Bale Rame Soreang, dipastikan batal. Larangan atau "penjegalan" yang tiba-tiba dilakukan oleh pihak keamanan gedung menjadi penyebabnya.
Sebelumnya direncanakan, Koalisi Rakyat Alus Pisan yang diusung oleh Partai Golkar dan PKS ini akan menggelar deklarasi di Dome Bale Rame, Soreang, Kamis 29 Agustus 2024 mulai pukul 13.00-18.00 WIB.
Namunsaat tim Koalisi Rakyat Alus Pisan sedang melakukan persiapan di lokasi acara pada Rabu 28 Agustus 2024 malam, pihak keamanan Kompleks Gedong Budaya Sabilulungan tiba-tiba melarang untuk melanjutkan aktivitas persiapan tersebut, dengan alasan mengikuti perintah dari atasan.
Berdasarkan rekaman video yang beredar pada Rabu malam, sejumlah petinggi Koalisi Rakyat Alus Pisan mempertanyakan alasan pihak keamanan melarang untuk melanjutkan persiapan.
"Kami sudah menghubungi pihak Disparbud Kabupaten Bandung dan UPT pengelola Dome Bale Rame untuk izin sewa penggunaan lokasi. Mereka tidak ada masalah dan mengizinkannya," kata Wakil Ketua Tim Koalisi Rakyat Alus Pisan, Cecep Suhendar, Kamis 29 Agustus 2024 pagi.
Dikatakan Cecep,pihak pihaknya sudah mengikuti syarat penyewaan Dome Bale Rame yang diajukan UPT pengelola Dome Bale Rame. Bahkan, pihaknya pun memenuhi kewajiban untuk membayar sewa tempat tersebut.
"Tapi ketika kami dan tim mulai loading barang dan sudah sebagian peralatan dipasangkan seperti soundsystem dan lainnya, tiba-tiba petugas kemanan meminta untuk dihentikan dan menanyakan surat perizinan kepada kami. Serta meminta kami mengurus izin ke Polresta Bandung dan Polsek Soreang," ujarnya.
Cecep mengatakan, Polresta Bandung dan Polsek Soreang pun tidak ada masalah dan siap memberikan izin asalkan sudah ada izin dari pihak UPT selaku pengelola kawasan Dome Bale Rame.
"Polresta Bandung dan Polsek Soreang tidak ada masalah. Tapi pihak keamanan tetap tidak membolehkan. Dengan alasan instruksi dari pimpinan katanya, entah pimpinan siapa. Karena kan Disparbud dan UPT saja sudah ok tidak ada masalah," ujarnya.
Cecep menegaskan, Tim Koalisi Rakyat Alus Pisan telah menempuh syarat yang diajukan UPT termasuk membayar uang sewa penggunaan Dome Bale Rame sesuai aturan yang berlaku.
"Kami kan sewa, dan dengan kami menyewa tempat ini Jelas kami sangat kecewa karena mendadak dilarang. Bahkan Rabu malam pukul 21.00 WIB, itu semua lampu area sini dimatikan. Kalau memang tidak diizinkan, tolong kasih tahu kami jauh-jauh hari jangan mendadak sata kami melakukan persiapan dihentikan," ujarnya.
Cecep menduga ada upaya penjegalan kepada Koalisi Rakyat Alus Pisan untuk menggelar acara di sana. Meski dilarang menggunakan Dome Bale Rame, pihaknya pun akan tetap menggelar deklarasi sesuai jadwal siang nanti, dengan opsi memindahkan lokasi ke halaman Kantor DPD Partai Golkar di Jalan Citaliktik, Soreang.
"Biarkan rakyat yang menilai. Padahal dengan kami menyewa tempat itu, menguntungkan bisa menambahg Pendapatan Asli Daerah ( PAD) Kabupaten Bandung. Kemudian aktivitas perekonomian pelaku usaha kecil menengah disekitar tempat itu pun akan menggeliat, itu kan menguntungkan dan membantu masyarakat kita sendiri kok," katanya.(rd dani r nugraha)
INILAHKORAN,Soreang- Deklarasi akbar Koalisi Rakyat Alus Pisan dari pasangan calon (paslon) Sahrul Gunawan-Gun Gun Gunawan pada Kamis 29 Agustus di Dome Bale Rame Soreang, dipastikan batal. Larangan atau "penjegalan" yang tiba-tiba dilakukan oleh pihak keamanan gedung menjadi penyebabnya.
Sebelumnya direncanakan, Koalisi Rakyat Alus Pisan yang diusung oleh Partai Golkar dan PKS ini akan menggelar deklarasi di Dome Bale Rame, Soreang, Kamis 29 Agustus 2024 mulai pukul 13.00-18.00 WIB.
Namunsaat tim Koalisi Rakyat Alus Pisan sedang melakukan persiapan di lokasi acara pada Rabu 28 Agustus 2024 malam, pihak keamanan Kompleks Gedong Budaya Sabilulungan tiba-tiba melarang untuk melanjutkan aktivitas persiapan tersebut, dengan alasan mengikuti perintah dari atasan.
Berdasarkan rekaman video yang beredar pada Rabu malam, sejumlah petinggi Koalisi Rakyat Alus Pisan mempertanyakan alasan pihak keamanan melarang untuk melanjutkan persiapan.
"Kami sudah menghubungi pihak Disparbud Kabupaten Bandung dan UPT pengelola Dome Bale Rame untuk izin sewa penggunaan lokasi. Mereka tidak ada masalah dan mengizinkannya," kata Wakil Ketua Tim Koalisi Rakyat Alus Pisan, Cecep Suhendar, Kamis 29 Agustus 2024 pagi.
Dikatakan Cecep,pihak pihaknya sudah mengikuti syarat penyewaan Dome Bale Rame yang diajukan UPT pengelola Dome Bale Rame. Bahkan, pihaknya pun memenuhi kewajiban untuk membayar sewa tempat tersebut.
"Tapi ketika kami dan tim mulai loading barang dan sudah sebagian peralatan dipasangkan seperti soundsystem dan lainnya, tiba-tiba petugas kemanan meminta untuk dihentikan dan menanyakan surat perizinan kepada kami. Serta meminta kami mengurus izin ke Polresta Bandung dan Polsek Soreang," ujarnya.
Cecep mengatakan, Polresta Bandung dan Polsek Soreang pun tidak ada masalah dan siap memberikan izin asalkan sudah ada izin dari pihak UPT selaku pengelola kawasan Dome Bale Rame.
"Polresta Bandung dan Polsek Soreang tidak ada masalah. Tapi pihak keamanan tetap tidak membolehkan. Dengan alasan instruksi dari pimpinan katanya, entah pimpinan siapa. Karena kan Disparbud dan UPT saja sudah ok tidak ada masalah," ujarnya.
Cecep menegaskan, Tim Koalisi Rakyat Alus Pisan telah menempuh syarat yang diajukan UPT termasuk membayar uang sewa penggunaan Dome Bale Rame sesuai aturan yang berlaku.
"Kami kan sewa, dan dengan kami menyewa tempat ini Jelas kami sangat kecewa karena mendadak dilarang. Bahkan Rabu malam pukul 21.00 WIB, itu semua lampu area sini dimatikan. Kalau memang tidak diizinkan, tolong kasih tahu kami jauh-jauh hari jangan mendadak sata kami melakukan persiapan dihentikan," ujarnya.
Cecep menduga ada upaya penjegalan kepada Koalisi Rakyat Alus Pisan untuk menggelar acara di sana. Meski dilarang menggunakan Dome Bale Rame, pihaknya pun akan tetap menggelar deklarasi sesuai jadwal siang nanti, dengan opsi memindahkan lokasi ke halaman Kantor DPD Partai Golkar di Jalan Citaliktik, Soreang.
"Biarkan rakyat yang menilai. Padahal dengan kami menyewa tempat itu, menguntungkan bisa menambahg Pendapatan Asli Daerah ( PAD) Kabupaten Bandung. Kemudian aktivitas perekonomian pelaku usaha kecil menengah disekitar tempat itu pun akan menggeliat, itu kan menguntungkan dan membantu masyarakat kita sendiri kok," katanya.(rd dani r nugraha)
Editor : Ahmad Sayuti
