Jeje Ritchie Ismail Satu-satunya Calon yang Tak Hadir dalam Deklarasi Pilkada Damai, Ada Apa?
ada salah satu paslon yang menjadi sorotan banyak pihak, yakni ketidakhadiran Jeje Ritchie Ismail pada kegiatan Deklarasi Kampanye Damai tersebut.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Cimahi - Deklarasi Kampanye Damai yang diikuti seluruh jajaran Forkopimda Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat (KBB), serta seluruh calon kepala daerah yang bakal berlaga pada Pilkada Serentak 2024 berlangsung dengan khidmat.
Kendati demikian, ada salah satu paslon yang menjadi sorotan banyak pihak, yakni ketidakhadiran Jeje Ritchie Ismail pada kegiatan Deklarasi Kampanye Damai tersebut.
Pada momen tersebut, terlihat hanya calon wakilnya saja yang hadir, yakni Asep Ismail. Sedangkan empat paslon Bupati dan Wakil Bupati Bandung Barat lainnya hadir lengkap dengan pasangannya masing-masing.
Diketahui, Pilkada Bandung Barat diikuti 5 paslon yaitu Didik Agus Triwiyono-Gilang Dirga nomor urut 1, Jeje Ritchie Ismail-Asep Ismail nomor urut 2, Hengki Kurniawan-Ade Sudrajat nomor urut 3, Edi Rusyandi-Unjang Asari nomor urut 4, dan Sundaya-Asep Ilyas nomor urut 5.
Sementara di Pilkada Kota Cimahi adalah nomor urut 1 Dikdik Suratno Nugrahawan-Bagja Setiawan, nomor urut 2 Ngatiyana-Adhitia Yudisthira dan pasangan nomor urut 3 Bilal Insan Priatna-A Mulyana.
Saat dkonfirmasi, Asep Ismail berdalih ketidakhadiran Jeje di acara Deklarasi Pilkada Damai dikarenakan sakit. Dia menyebut, adik ipar Raffi Ahmad ini sudah dua hari sakit.
"Kang Jeje tadi mengabarkan by phone masih sakit. Memang beliau sejak kemarin sakit dan sekarang sedang di Jakarta. Tadi minta ke saya untuk hadir, karena acara ini sangat penting," kata Paslon nomor urut dua ini.
Mantan Kepala Kemenag KBB itu juga mengapresiasi inisiasi Polres Cimahi yang menggelar acara Pilkada Damai. Banyak manfaat terutama menjaga pelaksanaan Pilkada KBB yang damai dan aman.
"Kami juga berkomitmen untuk mengkondisikan Pilkada riang gembira. Jangan malah pesta demokrasi membuat masyarakat terkotak-kotak hingga menyebabkan keamanan terganggu," tandasnya.
Sementara itu, Kapolres Cimahi, AKBP Tri Suhartanto mengatakan, Deklarasi Pilkada Damai yang diprakarsai Polres Cimahi sebagai persiapan untuk menyambut Pilkada Serentak 2024 yang sudah masuk tahapan kampanye.
"Kami seluruhnya berkomitmen siap melakukan pengamanan penyelenggaraan Pilkada Serentak 2024 dalam keadaan aman nyaman dan tertib," kata Tri.
Selain itu, Tri juga meminta peran aktif masyarakat dan para paslon yang ada di Kota Cimahi maupun yang ada di KBB untuk selalu menjaga.
Termasuk meminta para Kamtibmas selalu menjaga persaudaraan mengedepankan perbedaan bahwa kita satu Indonesia.
"kami juga meminta semua tokoh agama dari lintas agama untuk mendoakan Pilkada di wilayah hukum Polres Cimahi bisa dilaksanakan aman, nyaman, tertib dan sejuk," ujarnya.***
Editor : Bsafaat

