Begini Cara Setan Masuk dalam Hati Manusia, Ustadz Hanan Attaki Mewanti-wanti Hal Ini

Ustadz Hanan Attaki menjelaskan cara setan masuk dalam benteng kerajaan manusia, tubuh. Simak penjelasannya berikut ini

Begini Cara Setan Masuk dalam Hati Manusia, Ustadz Hanan Attaki Mewanti-wanti Hal Ini
Ustadz Hanan Attaki menjelaskan cara setan masuk dalam benteng kerajaan manusia, tubuh.

INILAHKORAN, Bandung- Bulan suci Ramadhan dikenal dengan istilah pembelengguan setan. Namun pada bulan Syawal banyak sekali umat muslim yang malah tergoda dengan setan.

Ternyata yang dimaksud hal tersebut bukan berarti setannya tidak menggoda, tapi umat muslim yang senantiasa bisa menjaga hatinya untuk tetap teguh beribadah kepada Allah SWT.

Lantas bagaimana caranya setan masuk ke dalam hati dan menggoda iman kita saat bulan Syawal?

Baca Juga: Apes, 9 Begal Salah Sasaran yang Dicegat 2 Anggota TNI, Aksinya Berhasil Digagalkan

Ustadz Hanan Attaki dalam kanal Youtube Hanan Attaki menjelaskan cara setan masuk dalam benteng kerajaan manusia, tubuh.

“Jika diibaratkan, hati itu adalah benteng dan kerjaannya itu tubuh kita,” jelas Ustadz Hanan Attaki.

Yang sering setan goda terhadap manusia adalah hawa nafsunya, yaitu marah. Sifat marah merupakan sifat yang paling rentan di bulan Syawal ini membuat setan masuk ke dalam hati.

Baca Juga: Hukum Berwudhu dengan Sisa Air dalam Ember, Buya Yahya: Belum Dipakai Siapapun

Maka banyak ditemui orang yang sedang marah menjadi lupa diri bahkan yang lebih parah, mengalami kesurupan.

Saat puasa 6 hari bulan Syawal pun kita dalam keadaan lemah dan kondisi fisik tidak stabil, sangat mudah terpacu amarahnya.

“Ketika setan sudah masuk dalam hati manusia, ia juga menguasai seluruh tubuh kita,” lanjutnya.

Baca Juga: Kabar Bagus dari Ridwan Kamil, Keterisian Rumah Sakit Covid 19 Hanya 0,8 Persen

Setan pun pasti sudah menguasai sifat buruk yang akan digoda dalam hati manusia supaya membatalkan puasanya.

Atau bahkan menggoda untuk menyerah pada semua ujian dan cobaan saat berpuasa di bulan Syawal.

Karena bukan tidak mungkin setan memerintahkan perilaku buruk, jika bukan kita yang membiarkan ia masuk ke dalam hati kita.***(Lia Kamilah)


Editor : inilahkoran