Rumah Layak Huni di Harjamukti Tak Lagi Sebatas Mimpi
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Cirebon- Senyum lega menyelimuti wajah-wajah warga di Aula Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, Rabu (14/10). Hari itu menjadi awal dari babak baru kehidupan bagi 19 keluarga setempat.
Rumah yang selama ini menjadi tempat berteduh dalam keterbatasan kini bersiap bersolek menjadi hunian yang aman dan hangat.
Melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari pemerintah pusat, 19 keluarga ini resmi ditetapkan sebagai penerima bantuan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).
Kehadiran mereka di aula kecamatan bukan sekadar memenuhi undangan sosialisasi administrasi, melainkan langkah awal untuk menjemput impian tempat tinggal yang lebih sehat.
Bagi keluarga penerima manfaat, bantuan ini lebih dari sekadar tumpukan batu bata atau lembaran seng.
Ini adalah kepastian bahwa anak-anak mereka kelak dapat tidur nyenyak tanpa khawatir kebasahan saat hujan deras mengguyur di malam hari.
Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida Rosmawati, membagikan semangat tersebut saat hadir di tengah-tengah warga. Menurutnya, sebuah rumah adalah fondasi utama dari kesejahteraan dan kesehatan keluarga.
“Melalui bantuan Rutilahu ini, kami berharap keluarga penerima manfaat dapat menempati rumah yang lebih aman, sehat, dan layak,” ujar Farida.
Farida menegaskan bahwa keterbatasan anggaran daerah tidak boleh menghalangi pemerintah untuk hadir bagi warga yang membutuhkan.
Sinergi dengan pemerintah pusat dan program dari Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) terus dioptimalkan agar semakin banyak warga yang tersentuh bantuan.
Menariknya, program bantuan ini tidak hanya mengandalkan stimulan dari pemerintah, tetapi juga membangkitkan kembali kepedulian sosial di tengah masyarakat. Semangat gotong royong warga sekitar dipandang sebagai kunci utama agar perbaikan rumah dapat selesai dengan hasil terbaik.
Di akhir pertemuan, Farida menyampaikan pesan hangat sekaligus ajakan bagi warga Harjamukti untuk saling bahu-membahu.
“Manfaatkan sebaik-baiknya untuk memperbaiki rumah agar menjadi lebih layak, aman, dan sehat. Jangan berhenti pada bantuan yang diberikan, tetapi mari bersama-sama bergotong royong agar kondisi rumah bisa menjadi lebih baik lagi,” tutur Farida menguatkan. (maman suharman)
Editor : Inilahkoran
