Saat ASN Berkarya, Ruang Kota Bernyawa
ASN Cimahi menyalurkan kreativitas lewat fotografi. Ruang publik hidup, pelayanan tetap utama.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
Suasana Amphiteater Gedung C Pemerintah Kota Cimahi terasa berbeda, Rabu (21/10). Seratus aparatur sipil negara (ASN) dari berbagai tingkatan pemerintahan berkumpul, bukan untuk mengikuti rapat atau menyelesaikan laporan pekerjaan, melainkan berburu keindahan dan merekam perkembangan kota melalui fotografi.
Rutinitas birokrasi sejenak memberi ruang bagi kreativitas. Di balik pekerjaan administratif yang akrab dengan berkas dan angka, para abdi negara itu menunjukkan sisi lain yang tak selalu terlihat: kemampuan menangkap cerita melalui gambar.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari langkah Wali Kota Cimahi Ngatiyana membuka ruang bagi ASN untuk mengembangkan bakat sekaligus menghidupkan ruang publik. Sebanyak 30 karya terbaik telah terpilih dari ratusan peserta dan akan kembali diseleksi untuk menentukan para pemenang.
Namun, bagi Ngatiyana, kegiatan ini bukan semata-mata tentang siapa yang membawa pulang penghargaan. Ada tujuan yang lebih luas, yakni membangun suasana kerja yang lebih positif sekaligus menghadirkan aktivitas kreatif di tengah kehidupan kota.
"Pemilihan Walking Space sebagai lokasi kegiatan juga memiliki tujuan tersendiri, yakni meramaikan kawasan tersebut melalui aktivitas kreatif," kata Ngatiyana.
Menurut dia, ruang publik semestinya tidak hanya menjadi tempat yang didatangi masyarakat, tetapi juga wadah untuk bertemu, berkegiatan, dan menyalurkan gagasan. Aktivitas semacam ini diharapkan membuat kawasan kota lebih hidup dan terbuka bagi berbagai kalangan.
Dampaknya pun diharapkan menjalar ke sektor ekonomi. Ketika ruang publik semakin ramai oleh kegiatan positif, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitarnya berpeluang mendapat lebih banyak pelanggan. Kreativitas dan geliat ekonomi masyarakat pun dapat tumbuh beriringan.
"Pemkot Cimahi ingin ruang publik tidak hanya menjadi tempat untuk dikunjungi, tetapi juga menjadi wadah kegiatan positif yang melibatkan berbagai unsur masyarakat," ujarnya.
Gagasan itu tak berhenti pada fotografi. Pemkot Cimahi berencana menjadikan kontes tersebut sebagai agenda rutin sekaligus memperluas ruang bagi kreativitas generasi muda, terutama dalam bidang seni dan musik.
Panggung kreativitas diharapkan tidak hanya hadir setiap Jumat. Ngatiyana ingin penampilan anak muda juga dapat mengisi waktu istirahat pada hari kerja, sehingga suasana kawasan pemerintahan terasa lebih dinamis tanpa kehilangan fungsinya sebagai pusat pelayanan.
"Tak hanya fotografi, kami juga berencana membuka ruang lebih luas bagi kreativitas generasi muda di bidang seni dan musik," ucapnya.
Bagi Ngatiyana, ruang untuk berekspresi dapat menjadi salah satu cara membangun semangat kerja. ASN tidak hanya dituntut menyelesaikan tugas, tetapi juga diberi kesempatan mengembangkan potensi diri dan menghadirkan gagasan baru. (agus satia negara/gin)
Editor : Inilahkoran
