Sebanyak 54 Ribu Paket Makan Buka Puasa di Warteg Gratis untuk Kaum Dhuafa dari Alfamart

Memulai Ramadan 2025, Alfamart kembali menggelar program Warteg Gratis Alfamart, sebuah inisiatif yang bukan hanya sekadar kegiatan berbagi, tetapi juga memiliki dampak sosial dan ekonomi yang lebih luas.

Sebanyak 54 Ribu Paket Makan  Buka Puasa di Warteg Gratis untuk Kaum Dhuafa dari Alfamart

INILAHKORAN,Soreang -  Memulai Ramadan 2025, Alfamart kembali menggelar program Warteg Gratis Alfamart, sebuah inisiatif yang bukan hanya sekadar kegiatan berbagi, tetapi juga memiliki dampak sosial dan ekonomi yang lebih luas.

 Sejak pertama kali diluncurkan pada tahun 2021, program ini telah membagikan lebih dari 100.000 paket berbuka puasa kepada kaum duafa dari Sabang sampai Merauke. Dan akan bertambah 54.000 lagi yang disalurkan selama Ramadan tahun 2025 ini.

Berbeda dengan program donasi makanan yang biasanya hanya berfokus pada penerima manfaat, Warteg Gratis justru menjadi program yang berkelanjutan dengan memberdayakan UMKM warteg. 

Di tahun 2025 ini, Alfamart dan Alfagift dengan didukung oleh salah satu produsen dan salah satu bank syariah akan menyalurkan 54.000 paket berbuka puasa gratis di 36 titik kabupaten dan kota yang tersebar di Indonesia. Paket berbuka puasa gratis akan dibagikan sebulan penuh mulai 1 – 30 Maret 2025.

“Yang membuat Warteg Gratis Alfamart berbeda dari CSR pada umumnya adalah konsepnya yang tidak hanya memberi manfaat bagi penerima, tetapi juga bagi pelaku usaha kecil, khususnya pemilik warteg atau rumah makan sederhana. Warteg Gratis merupakan bentuk kepedulian perusahan terhadap masyarakat yang membutuhkan, terutama di bulan penuh berkah ini,” kata  Corporate Communication General Manager Alfamart, Rani Wijaya, Rabu 5 Maret 2025. 

Rani menjelaskan, sejak pertama kali diluncurkan pada  2021, Warteg Gratis Alfamart telah menjadi program yang berarti bagi banyak orang. Dengan harapan bisa berbagi dengan lebih banyak masyarakat yang membutuhkan, terutama dengan dukungan dari beberapa produk dan salah satu bank syariah. Ia  berharap program ini dapat terus berjalan dan memberikan manfaat yang lebih besar setiap tahunnya. 

“Kami ingin program CSR yang kami jalankan tidak hanya memberi manfaat sesaat, tetapi juga memiliki dampak jangka panjang. Warteg Gratis adalah salah satu contoh bagaimana kami bisa membantu kaum dhuafa sekaligus memberdayakan UMKM agar tetap berkembang,” ujarnya.

Berbeda dengan program donasi makanan yang biasanya hanya berfokus pada penerima manfaat, Warteg Gratis Alfamart justru menjadi program yang berkelanjutan dengan memberdayakan UMKM warteg. 

Bagi kaum duafa, program ini jelas menjadi solusi bagi mereka yang membutuhkan makanan berbuka puasa secara gratis. Namun, bagi pemilik warteg, program ini menjadi peluang besar.

Haryani,  pemilik warteg di Sukarame Kabupaten Bandung yang ikut serta dalam program ini, mengaku senang bisa menjadi bagian dari Warteg Gratis.
  
"Saya bersyukur bisa ikut program ini. Selain membantu banyak orang, program ini juga meringankan beban kami sebagai pemilik warteg. Alfamart memberikan dukungan yang luar biasa, sehingga kami bisa menyediakan makanan berkualitas tanpa harus khawatir tentang biaya," katanya.

Sementara itu, salah seorang penerima manfaat, Joko seorang pengemudi ojek online mengungkapkan rasa syukurnya. 
 
"Alhamdulillah, dalam perjalanan mengantarkan pesanan saya melintas di Jalan Sukarame dan melihat ada pembagian makanan. Saya kira cuma takjil, tapi paket makannya lengkap ada juga paket produk-produk. Bersyukur sekali, Saya kerja serabutan, kadang ada pemasukan, kadang tidak. Ini berkah yang luar biasa buat kami," katanya.


Editor : Ahmad Sayuti