Sebut Cimahi sebagai Kota dengan Pengangguran Terbesar, Aliansi SB/SP Cimahi Deklarasikan Ngatiyana-Adhitia Maju di Pilkada Serentak 2024

Ribuan massa yang tergabung dalam Aliansi Serikat Buruh/Serikat Pekerja (SB/SP) Kota Cimahi melakukan aksi deklarasi di Jalan Jenderal Amir Machmud Kota Cimahi, tepatnya di depan Alun-alun Cimahi, Minggu 11 Agustus 2024.

Sebut Cimahi sebagai Kota dengan Pengangguran Terbesar, Aliansi SB/SP Cimahi Deklarasikan Ngatiyana-Adhitia Maju di Pilkada Serentak 2024

INILAHKORAN,  Cimahi - Ribuan massa yang tergabung dalam Aliansi Serikat buruh/Serikat Pekerja (SB/SP) Kota Cimahi melakukan aksi deklarasi di Jalan Jenderal Amir Machmud Kota Cimahi, tepatnya di depan Alun-alun Cimahi, Minggu 11 Agustus 2024.

Berdasarkan pantauan inilahkoran.id di lapangan, massa buruh dari SPN, TKS KSPSI, SBSI 92, FSPMI, FPPB KASBI, dan GOBSI bergerak dari kawasan Baros dan tiba di Alun-alun Cimahi pada pukul 10.00 WIB.

Para buruh tersebut menyatakan dukungannya terhadap pasangan calon Wali dan Wakil Wali Kota Cimahi, Ngatiyana dan Adhitia Yudhistira untuk maju pada Pilkada Serentak 2024 Kota Cimahi.

"Hari ini kami dari Aliansi SB/SP Kota Cimahi ingin menyatakan dukungan dan mendeklarasikan pasangan Ngatiyana-Adhitia untuk maju pada Pilkada serentak 2024 di Cimahi," kata Koordinator Aliansi SB/SP Kota Cimahi, Asep Jamaludin saat ditemui di Alun-alun Kota Cimahi, Minggu 11 Agustus 2024.

Intinya, tegas Asep, aksi yang dilakukan Aliansi SB/SP Kota Cimahi ini merupakan sikap politik yang didasarkan pada analisis kondisi di Kota Cimahi.

"Sikap ini bukan atas dasar seenaknya, tetapi kondisi Cimahi yang membutuhkan satu pasangan yang mampu menyelesaikan permasalahan di Kota Cimahi," tegas Asep.

Salah satunya,  sebut Asep, persoalan kesejahteraan rakyat di Kota Cimahi, seperti tingginya angka pengangguran di Cimahi yang mencapai 10,32 persen.

"Sehingga kami kawan-kawan buruh mempunyai salah satu calon di Kota Cimahi yang kami nilai akan mampu menjadi solusi bagi masyarakat kota Cimahi," sebutnya.

Pihaknya menilai, Ngatiyana merupakan sosok calon wali kota yang sederhana, baik, jujur, amanah dan membumi. Sedangkan, Adhitia cukup pantas memimpin Kota Cimahi dengan talenta dan pemikiran visonernya.

"Artinya, Adhitia ini pantas untuk didukung sebagai calon Wakil Wali Kota Cimahi mendampingi Ngatiyana karena dia punya karakter," ucapnya.

Oleh karena itu, pihaknya mengajak kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada 27 November 2024 dan menyatakan sikap memilih Ngatiyana-Adithia.

Asep mengaku, sikap politik para buruh di Cimahi ini murni keinginan masyarakat dan tidak ada komitmen apapun. "Karena kami sudah bosan dipimpin oleh tiga wali kita Cimahi yang kebetulan dia masuk di hotel prodeo KPK," ucapnya.

"Dan kami menyatakan hari ini, kami siap walaupun tidak ada komitmen dengan Ngatiyana-Adithya," tegasnya.

Meski begitu, Asep mengklaim belum mengetahui secara pasti apakah pasangan Ngatiyana-Adhitia akan menjadi bagian dari perhelatan Pilkada serentak 2024 di Cimahi atau tidak.

"Karena sampai hari ini kami belum bisa atau belum dapat informasi terkait Ngatiya diusung oleh siapa dan dari partai mana," imbuhnya.

Asep menegaskan, aksi ini merupakan keinginan masyarakat buruh, khususnya untuk mendukung Ngatiyana-Adhitia untuk ikut serta pada Pilkada 2024.

"Kami berharap kondisi ini bisa mencerdaskan warga Kota Cimahi untuk tidak memilih cara-cara yang tidak ada komitmennya," pungkasnya.

Salah seorang peserta aksi, Mulyadi (42) mengaku mengenal pasangan Ngatiyana-Adhitia dan sudah pernah bertemu dengan keduanya.

"Sudah kenal, karena beliau (Ngatiyana) sudah pernah menjabat, ramah, tegas. Kalau Kang Adhit orangnya simpel, milenial dan berbaur cukup baik," ucapnya.

Buruh manufaktur yang sudah bekerja selama 20 tahun ini berharap kehadiran Adhitia sebagai generasi milenial bisa membawa lapangan pekerjaan mengingat di Kota Cimahi banyak lulusan yang belum bekerja.

"Mudah-mudahan dengan pasangan ini bisa membuat lapangan yang luas dan juga kesejahteraan untuk kaum buruh," ungkapnya.*** (agus satia negara)


Editor : Ahmad Sayuti