Sekda Herman Klaim Jabar Alami Banyak Perbaikan di Sepanjang 2025, Sejak Dinakhodai Dedi-Erwan

Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman mengklaim, sejak dinakhodai Gubernur Dedi Mulyadi dan Erwan Setiawan usai dilantik pada 20 Februari 2025 silam, banyak perbaikan yang dialami di Jabar dalam sepanjang 2025

Sekda Herman Klaim Jabar Alami Banyak Perbaikan di Sepanjang 2025, Sejak Dinakhodai Dedi-Erwan
Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman

INILAHKORAN.ID - Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman mengklaim, sejak dinakhodai Gubernur Dedi Mulyadi dan Erwan Setiawan usai dilantik pada 20 Februari 2025 silam, banyak perbaikan yang dialami di Jabar dalam sepanjang 2025.

Sekda Herman menyebut, banyak perbaikan di sejumlah sektor di masa kepemimpinan Dedi-Erwan. Meski diakuinya, masih ada keterbatasan.

“Ada banyak hal positif yang patut kita syukuri sepanjang 2025,” ujar Sekda Herman, dikutip Kamis 1 Januari 2025.

Salah satu capaian yang disorotnya adalah, kepiawaian Dedi-Erwan dalam tata kelola keuangan daerah. Dia mengungkapkan, di 2025 APBD Jabar di kisaran Rp32 triliun dengan kemandirian fiskal tertinggi secara nasional.

Sebab, 63 persen atau Rp19 triliun dari angka tersebut murni berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dengan kondisi tersebut, Pemprov Jabar dinilai relatif mampu menjaga stabilitas belanja publik, ketika terjadi penurunan transfer keuangan daerah. Lantaran tidak ada pengurangan anggaran untuk pelayanan publik.

“Yang dilakukan efisiensi adalah belanja aparatur dan belanja rutin. Untuk gaji dan tunjangan tetap aman. Efisiensi paling besar pada perjalanan dinas, makan minum, serta sarana-prasarana kantor, bahkan sampai sekitar 75 persen,” ucapnya.

Hingga akhir tahun, realisasi pendapatan dan belanja APBD 2025 masih dalam proses konsolidasi, namun diperkirakan berada pada kisaran 94–95 persen. 

Meski tidak mencapai 100 persen, Sekda Herman menyebut APBD 2025 progresif, sebab sejak awal, dipasang dengan target pendapatan yang optimistis dan sehat.

Dia menambahkan, dampak belanja daerah dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama melalui pembangunan infrastruktur dan pelayanan dasar. 

Sejumlah proyek seperti perbaikan dan pembangunan jalan, penerangan jalan umum (PJU), penataan batas wilayah, pembangunan gapura, hingga pembangunan dan rehabilitasi sekolah, rumah sakit, serta infrastruktur sumber daya air terus digenjot.

“Pendidikan, kesehatan, ketahanan pangan, termasuk infrastruktur pelayanan dasar, itu luar biasa progresnya,” tuturnya.

Ini semua kata Sekda Herman, tak lepas dukungan dari sejumlah pihak pula seperti legislatif dan lain-lain. Dia pun berharap, kolaborasi terus ditingkatkan guna mengakselerasi pembangunan di Jabar pada 2026 ini. 


Editor : Ahmad Sayuti