Sekolah Unggulan Harapan Daerah
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Tanjung Selor - Pembangunan sekolah unggulan tak sekadar menghadirkan ruang belajar berstandar dunia. Di Bulungan, Kalimantan Utara (Kaltara), kehadiran SMA Unggul Garuda diharapkan membuka peluang bagi generasi muda sekaligus menggerakkan ekonomi dan kehidupan sosial masyarakat sekitar.
Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menilai sekolah tersebut memiliki dampak berlapis bagi daerah. Selain memperluas akses pendidikan berkualitas, keberadaannya diharapkan turut menghidupkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), memperkuat rantai pasok pangan, serta mendorong tumbuhnya jasa pendukung.
“Hadirnya SMA Unggul Garuda juga memberikan *multiplier effect* bagi masyarakat sekitar,” ujar Direktur Bina Talenta Sains dan Teknologi, Direktorat Jenderal Sains dan Teknologi (Ditjen Saintek) Kemdiktisaintek, Adi Nuryanto, di Tanjung Selor, seperti dikutip dari ANTARA, Minggu (18/10).
Menurut Adi, dampak sekolah tidak berhenti pada kegiatan ekonomi. SMA Unggul Garuda juga diharapkan menjadi pusat inspirasi dan ruang kolaborasi bagi sekolah-sekolah di sekitarnya melalui program pembelajaran bersama dan pengabdian kepada masyarakat.
Keberadaan sekolah tersebut sekaligus menjadi kebanggaan daerah. Dengan membawa pendidikan unggulan ke Kaltara, Bulungan diharapkan semakin dikenal dalam peta pendidikan nasional maupun internasional.
SMA Unggul Garuda merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Pemerintah membangun empat SMA Unggul Garuda baru, masing-masing di Konawe Selatan, Belitung Timur, Timor Tengah Selatan, dan Bulungan. Selain itu, terdapat 47 titik Sekolah Unggul Garuda Transformasi.
Pemilihan Bulungan sebagai salah satu lokasi pembangunan dinilai memiliki arti strategis. Kabupaten tersebut berada di kawasan penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN), sekaligus menjadi bagian dari wilayah yang menopang arah pembangunan nasional. (gin)
Editor : Inilahkoran
