Seulgi Red Velvet Dituduh Menyalahgunakan Kekuasaan, Minta Maaf pada Penggemar dan Manajer
Mengganti sepatu hal tinggi dengan sepatu kats milik manajer yang membawa banyak tas, Seulgi Red Velvet diuduh menyalahgunakan kekuasaan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
inilahkoran - Akhir pekan lalu, Seukgi Red Velvet teroibat kontroversi setelah diruduh Menyalahgunakan kekuasaan.
Di mana Seulgi Red Velvet bertukar Sepatu hak tinggi dengan sepatu kets manajernya saat di Bandara yang langsung dituduh netizen menyalahgunakan kekuasaan.
Karena kontroversi ini ramai diperbincangkan netizen Korea khudunya, Seulgi Red Velvet langsung merilis permintaan maaf.
Seulgi Red Velvet menjelaskan, “baru-baru ini, kaki saya melepuh dan terluka saat berlatih. Saya ceroboh karena tidak membawa sepatu kets cadangan, karena mengira sepatu hak yang saya kenakan ke bandara tidak terlalu tinggi.”
Seulgi Red Velvet menyebutkan bahwa saat berjalan, kakinya mulai terasa sakit, dan dia menerima saran dari manajernya untuk menukar sepatu.
“Saya tidak dapat memikirkan solusi lain dalam situasi itu dan membuat keputusan yang salah dalam sekejap," ungkap Seulgi Red Velvet.
"Saya minta maaf kepada mereka yang kecewa dan kepada Manajer saya, yang perasaannya mungkin terluka oleh insiden ini,” tuturnya.
Seulgi Red Velvet juga menambahkan bahwa dia telah meminta maaf secara pribadi kepada manajernya.
Akhir pekan lalu, Red Velvet berangkat dari Bandara Incheon ke Kaohsiung, Taiwan untuk menghadiri K-MEGA CONCERT IN KAOHSIUNG'.
Seulgi Red Velvet mengenakan pakaian, tas, sepatu yang disponsori dan berpose untuk pers di bandara.
Masalah muncul ketika Seulgi dan member Red Velvet lainnya terlihat di dalam bandara.
Foto dan video yang beredar di internet menunjukkan manajer wanita Seulgi Red Velvet mengenakan sepatu hak tinggi milik Seulgi.
Manajer tersebut, yang membawa banyak tas, mengikuti para member sambil mengenakan sepatu hak tinggi.
Seulgi Red Velvet terlihat mengenakan sepatu kets milik manajer tersebut.
Saat informasi ini menyebar, netizen terlibat dalam perdebatan sengit.
“Sungguh menyakitkan melihat manajer berjuang dengan sepatu hak yang tidak pas dan membawa tas."
“Manajer itu bukan pelayan. Itu bahkan lebih menyebalkan“, “ini penyalahgunaan kekuasaan. Apakah menurut Anda manajer akan dengan sukarela menyarankan untuk menukar sepatu?"
“Jika mereka akan menukar sepatu, Seulgi setidaknya harus membawa tas“, “bahkan teman-teman tidak akan menukar sepatu yang tidak pas.”
"Jika dia tidak membawa sepasang sepatu lagi, dia bisa saja membeli yang baru. Dia punya uang.”
Namun, yang lain membela Seulgi Red Velvet, “manajer mungkin menawarkan untuk menukar sepatu karena Seulgi harus tampil keesokan harinya. Itu lebih baik daripada berbelanja sandal dengan penggemar yang berkerumun. Orang-orang bersikap seolah Seulgi mengambil sepatu dengan paksa."
“Bukankah kita harus tahu cerita lengkapnya terlebih dahulu? Saya pernah menukar sepatu dengan teman-teman ketika mereka kesakitan. Itu sukarela, tidak dipaksa .”
Sementara itu, Red Velvet yang merayakan ulang tahun debut mereka yang ke-10 akan menggelar '2024 Red Velvet FANCON TOUR 'HAPPINESS : My Dear, ReVe1uv''.
Tur ini akan dimulai di Olympic Handball Gymnasium, Seoul, pada tanggal 3-4 Agustus 2024, dan akan berlanjut ke Bangkok, Jakarta, Manila, dan Macau.***
Editor : Irma Nurfajri
