Siap jadi Bensin untuk Kendaraan, B50 dari Sawit Dipastikan Aman untuk Mesin
Pemerintah pastikan penggunaan bahan bakar B50 aman untuk mesin kendaraan karena telah melakukan uji coba.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Sebelumnya, pemerintah menargetkan bahan bakar nabati yang diberi nama B50 siap digunakan pada bulan Juli ini.
Kini, pemerintah memastikan bahan bakar nabati dengan campuran 50 persen minyak sawit (B50) aman digunakan oleh masyarakat dan tidak akan merusak mesin kendaraan mereka.
Juru Bicara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Dwi Anggia mengatakan implementasi kebijakan B50 telah melalui proses kajian mendalam, pengujian komprehensif, serta evaluasi yang matang.
“Perlu kami tegaskan bahwa B50 bukanlah sebuah kebijakan yang muncul secara tiba-tiba atau merupakan lompatan yang gegabah. Ini adalah buah dari perjalanan panjang hampir dua dekade dalam pengembangan biodiesel nasional,” jelas Dwi Anggia.
Dwi Anggia menyampaikan bahwa pemerintah sangat memahami adanya kekhawatiran dari masyarakat terkait aspek keamanan mekanis kendaraan saat menggunaka B50.
Jubir ESDM ink menjelaskan bahwa peta jalan program biodiesel di Indonesia telah dirintis sejak tahun 2008 dengan tahapan awal pencampuran B2,5.
Sejak saat itu, persentase campuran terus ditingkatkan secara bertahap dan konsisten melalui varian B10, B20, B30, B35, hingga B40.
Untuk implementasi B50, Kementerian ESDM bersama pemangku kepentingan terkait telah memperluas cakupan uji coba guna memastikan keandalan bahan bakar ini di berbagai lini operasional.
Berdasarkan hasil uji teknis tersebut, kualitas bahan bakar B50 terbukti menunjukkan performa yang semakin baik, bahkan melampaui capaian formula B40 sebelumnya.
“Kini, tonggak sejarah baru dalam pengelolaan energi bersih Indonesia telah dimulai. Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, telah secara resmi meluncurkan implementasi penuh mandat B50,” tuturnya.***
Editor : Irma Nurfajri

