Siasat Jadwal Padat

GELANDANG Persib Bandung, Thom Haye mengakui padatnya jadwal pertandingan menjadi tantangan besar yang harus dihadapi timnya pada musim 2026/2027.

Siasat Jadwal Padat
INILAH/ADAM HUSEIN

Oleh : Muhammad Ginanjar

Pasalnya, Persib Bandung tidak hanya bermain di Super League dan AFC Champions League (ACL) Two saja, melainkan juga di ASEAN Club Championship (ACC) Shopee Cup dan League Cup.

Thom Haye menegaskan situasi tersebut bukan sesuatu yang mengejutkan bagi dirinya dan rekan-rekan setimnya. Dia menolak mengeluh dan memahami tuntutan yang harus dijalani sebagai pemain.

“Musim lalu, kami mencetak sejarah di Asia, kami sangat senang sebagai sebuah grup. Apakah kami benar-benar mendapat penghargaan untuk itu? Jadi, kami hanya benar-benar bangga,” ungkap Haye, Selasa (13/10).

Lalu, lanjutnya, Persib turut serta di gelaran ACC Shopee Cup. Menurutnya, bertambahnya kompetisi tidak mengubah komitmen seluruh anggota tim untuk terus bekerja keras setiap hari.

“Bagi kami sebagai satu grup, tidak ada yang berubah. Tidak ada fasilitas yang berubah. Kami tidak bermain di stadion kami sendiri. Kami bepergian kemana-mana. Begitu juga dengan tim, Anda bisa lihat sekarang seperti, saya hanya bisa sampaikan setiap pemain dari tim kami itu memberikan segalanya setiap hari,” tegasnya.

Gelandang Timnas Indonesia ini memastikan hanya harus berusaha untuk tetap bugar di setiap pertandingan yang dijalani. Sebab padatnya jadwal, membuat para pemain tidak memiliki banyak waktu untuk beristirahat.

“Anda lihat, para pemain yang berjuang, mereka harus keluar lagi, dalam tiga hari kami bermain lagi. Jika saya ingin pergi (untuk) latihan pemulihan, bagi saya lebih baik pergi ke tempat tempat pribadi, daripada pergi ke klub, karena di klub saya tidak bisa menjalani pemulihan,” bebernya.

Haye merasa dengan kondisi ini, Persib tidak lagi terlihat untuk memainkan tim terbaik dalam menghadapi laga selanjutnya.

“Tapi kami melihat siapa yang sehat,” tambahnya.

Pemain bernomor punggung 33 ini menilai Persib sudah tampil luar biasa saat menghadapi Port FC hingga berhasil memenangkan pertarungan.

“Sebenarnya kami memiliki lebih banyak poin daripada musim lalu saat kami memulai liga. Begitu juga di Asia, kami menang di Korea dan kami menang di Port, jadi sebenarnya, tim ini, tampil sangat baik, tapi rasanya, itu hampir tidak mungkin,” tuturnya.

Karena itu, ia dan timnya merasa hanya perlu untuk tetap sehat agar bisa menjalani pertandingan dengan sebaik-baiknya.

“Kami mendengar banyak orang-orang membicarakan tentang Kakang (Rudianto). Tapi kita harus ingat setiap pemain, satu-satunya hal yang kami lakukan, adalah setiap tiga hari kami coba lakukan segalanya untuk Persib, agar tetap bugar, dan untuk bersaing,” pungkasnya.

Sebelumnya, kapten Marc Klok mengaku atas hasil yang diraih timnya saat berhadapan dengan Dewa United di Stadion si Jalak Harupat (SJH), Kabupaten Bandung, Minggu (11/10) malam WIB.

Menurutnya, pertandingan melawan Dewa United ini sangat berat. Terbukti Persib kebobolan dua gol lebih dulu melalui Egy Maulana Vikri pada menit ke-23 dan Noah Wali Sadaoui pada menit ke-45.

Persib berhasil membalasnya melalui Balsa Sekulic pada menit ke-51 dan Klok pada menit ke-54. Namun skor 2-2 tak berubah hingga peluit panjang dibunyikan.

“Game sangat berat. Comeback lagi, hampir tertinggal lagi. Saya pikir kalian semua bisa melihat fighting spirit di ruang ganti,” ungkap Klok usai pertandingan. (bsf)


Editor : Inilahkoran