SIG Tower Siapkan 800 Lapangan Kerja

SIG Tower Siapkan 800 Lapangan Kerja
PROSESI PENUTUPAN: Wali Kota Bogor Dedie A Rachim saat menghadiri prosesi penutupan atap gedung laboratorium keamanan pangan 18 lantai, SIG Tower.(INILAH/RIZKI MAULUDI)

INILAH, Bogor - Kota Bogor terus membangun fondasi untuk mewujudkan ambisi sebagai kota sains kreatif. Salah satu langkahnya terlihat di Jalan Perdana Raya Budi Agung, Kecamatan Tanah Sareal. Gedung laboratorium keamanan pangan SIG Tower mencapai tahap penutupan atap atau topping off, Senin (12/10).

Gedung setinggi 18 lantai milik Saraswanti Indogenetech itu menjadi bagian dari pengembangan fasilitas sains di Kota Hujan. Kehadirannya diharapkan tidak hanya memperkuat layanan pengujian laboratorium, tetapi juga membuka lapangan kerja bagi masyarakat dan lulusan perguruan tinggi setempat.

Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mengapresiasi pencapaian Saraswanti Group, perusahaan yang berdiri di Bogor sejak 2001. Menurutnya, pembangunan fasilitas tersebut menjadi kebanggaan daerah sekaligus memberikan dampak terhadap penyerapan tenaga kerja.

"Ini patut kita banggakan. Hari ini kami melaksanakan topping off untuk sebuah bangunan laboratorium 18 lantai yang bisa menyerap banyak tenaga kerja. Apalagi, saat ini sudah banyak tenaga kerja yang direkrut dari sekitar wilayah Bogor dan para lulusan perguruan tinggi di Kota Bogor," kata Dedie.

Bagi Pemerintah Kota Bogor, SIG Tower bukan sekadar bangunan baru. Fasilitas ini akan melengkapi ekosistem sains yang tengah dikembangkan, termasuk rencana pembangunan fasilitas gen bank atau laboratorium genom di kawasan Merdeka.

"Infrastruktur ini memastikan ke depan Bogor benar-benar menjadi kota sains kreatif yang maju dan berkelanjutan," jelasnya.

Direktur Teknis PT Saraswanti Indogenetech sekaligus pimpinan proyek SIG Tower, Dwi Yulianto Laksono, menjelaskan, pembangunan gedung tersebut bertujuan menambah kapasitas laboratorium yang saat ini telah beroperasi di kawasan Rasamala.

Proyek ini dimulai melalui peletakan batu pertama pada Juni 2025. Setelah 16 bulan pengerjaan, pembangunan mencapai tahap topping off. Perusahaan menargetkan seluruh fasilitas dapat diselesaikan pada awal Januari 2028.

(rizki mauludi/gin)


Editor : Inilahkoran