Soina Jabar Kekurangan Dana Jelang Pesonas 2026, Biaya Atlet Capai Rp30 Juta
Kontingen Soina Jabar Kekurangan Anggaran Jelang Pesonas 2026, Biaya Atlet Capai Rp30 Juta
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Kabar kurang baik harus dialami Kontingen Special Olympics Indonesia (Soina) Jawa Barat jelang keberangkatan ke Pekan Special Olympics Nasional (Pesonas) 2026 yang akan dilaksanakan di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada 14-18 Oktober 2026.
Tim dari Tanah Pasundan ini mengalami keterbatasan anggaran untuk menghadapi kompetisi olahraga nasional empat tahunan yang khusus diselenggarakan untuk para atlet penyandang disabilitas intelektual (tunagrahita) atau orang bertalenta khusus di bawah naungan Soina tersebut.
Ketua Umum Soina Jawa Barat, Abdul Karim mengaku dukungan anggaran dari pemerintah provinsi Jawa Barat baru mencakup tiket pesawat pulang-pergi bagi 45 orang. Sementara itu, kebutuhan lain, mulai dari pakaian bertanding, peralatan olahraga, uang saku hingga suplemen, masih harus diupayakan sendiri.
Menurutnya, kebutuhan pembiayaan seorang atlet dalam kondisi ideal dapat mencapai Rp30 juta. Anggaran tersebut mencakup berbagai kebutuhan, mulai dari pemusatan latihan daerah (pelatda), uang saku, pakaian dan perlengkapan olahraga, hingga tiket perjalanan.
“Tapi, dukungan yang tersedia saat ini masih jauh dari kebutuhan ideal. Akibatnya, Soina Jawa Barat harus mengupayakan pembiayaan secara mandiri agar lebih banyak atlet tetap bisa mengikuti Pesonas 2026,” ujar Abdul Karim, Selasa (13/10/2026).
Ia mengaku tengah berupaya untuk menambah jumlah atlet yang diberangkatkan dengan melibatkan dukungan mandiri, termasuk dari orang tua atlet hingga berjumlah menjadi 57 orang.
“Di luar itu, keberangkatan pelatih juga diupayakan secara mandiri. Tim sepak bola turut diberangkatkan dengan pembiayaan mandiri. Secara keseluruhan, jumlah rombongan yang terlibat dalam keberangkatan kontingen diperkirakan mencapai sekitar 93 orang, termasuk tim sepak bola,” bebernya.
Abdul Karim mengatakan persoalan biaya semakin berat karena harga tiket pesawat menuju Kupang ternyata lebih tinggi daripada perkiraan awal dengan harga aktual mendekati Rp7 juta.
Selain kenaikan harga tiket, jadwal perjalanan juga menambah beban pembiayaan. Pasalnya, pembelian tiket dilakukan mendekati waktu keberangkatan.
“Harapan kita, mudah-mudahan para atlet ini tetap semangat. Kita membela Jawa Barat, dan seluruh masyarakat Jawa Barat berharap tim ini tidak hanya berangkat, tetapi juga membawa hasil yang maksimal,” harapnya.
Editor : Ahmad Sayuti
