Stok Bahan Pokok di Kota Bandung Aman, Pemantauan Harga Terus Dilakukan

Disdagin Kota Bandung memastikan stok bahan pokok masih aman meski harga cabai berfluktuasi. Pasar murah direncanakan digelar menjelang Natal dan Tahun Baru 202

Stok Bahan Pokok di Kota Bandung Aman, Pemantauan Harga Terus Dilakukan
Warga berbelanja bahan pokok di pasar tradisional Kota Bandung.

INILAHKORAN.ID - Ketersediaan bahan pokok di Kota Bandung, masih aman berdasarkan hasil pemantauan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin). Pemantauan harga dan pasokan, terus dilakukan di pasar tradisional maupun ritel guna menjaga keterjangkauan kebutuhan masyarakat.

Kepala Disdagin Kota Bandung, Ronny Ahmad Nurudin mengatakan, pemantauan dilakukan secara berkala sesuai arahan Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan. Hasil pemantauan terakhir pada Kamis (15/10), menunjukkan harga bahan pokok secara umum masih relatif stabil.

“Berdasarkan hasil pemantauan terakhir pada Kamis, kondisi harga bahan pokok secara umum masih relatif stabil. Namun, ketersediaan dan keterjangkauan bahan pokok tetap menjadi perhatian,” kata Ronny Ahmad Nurudin, Selasa (20/10/2026).

Dia menjelaskan, pemantauan dilakukan di tujuh pasar dan ritel. Hasilnya terdapat perubahan harga pada empat komoditas cabai, yakni dua komoditas mengalami penurunan dan dua lainnya mengalami kenaikan.

Harga cabai rawit merah turun dari Rp88.000 menjadi Rp79.000 per kilogram. Sementara itu, harga cabai hijau keriting turun dari Rp48.000 menjadi Rp45.000 per kilogram. Sebaliknya, cabai rawit hijau naik Rp4.000 dan cabai merah Tanjung meningkat Rp8.000.

Menurut Ronny, faktor cuaca menjadi salah satu penyebab perubahan harga cabai. Meski demikian, kondisi ketersediaan bahan pokok secara umum masih aman berdasarkan hasil pemantauan di lapangan.

“Kami terus melakukan pemantauan agar ketersediaan dan keterjangkauan harga tetap terjaga,” ucapnya.

Selain memantau harga dan pasokan, pihaknya juga merencanakan pelaksanaan pasar murah pada akhir November atau awal Desember 2026. Kegiatan tersebut, disiapkan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).

"Pelaksanaan pasar murah ini, diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau. Tentunya kami akan terus memantau perkembangan harga, dan ketersediaan komoditas di pasar menjelang periode Nataru," ujar dia.


Editor : Ahmad Sayuti